Warta  

Sinergi Perempuan Karangbinangun: Pertemuan Rutin PKK dan Dharma Wanita Dorong Ibu Bahagia dan Berdaya

admin
Tp pkk dan dharma wanita karangbinangun

LAMONGAN – MDN | Pendopo Kecamatan Karangbinangun dipenuhi semangat dan kehangatan saat Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan menggelar pertemuan rutin bulanan. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi bagi para pengurus PKK desa, anggota Dharma Wanita, serta tokoh perempuan dari berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan sosial.

Ketua TP PKK Kecamatan Karangbinangun, dr. Fidha Arief Fahruddin Alhikam, membuka acara dengan apresiasi terhadap kekompakan dan dedikasi para anggota. Ia menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana memperkuat silaturahmi sekaligus memperluas wawasan perempuan dalam membangun keluarga yang tangguh dan masyarakat yang sejahtera.

“Perempuan yang bahagia dan berdaya adalah fondasi keluarga yang kuat. Melalui pertemuan ini, kita saling menguatkan dan belajar menjadi pribadi yang bermanfaat,” ujar dr. Fidha dalam sambutannya.

Acara menghadirkan narasumber inspiratif, Dr. Yayuk Chayatun Machsunah, S.Sos., M.Pd., CHt., yang juga menjabat sebagai Ketua Ranting 21 Persit Kartika Chandra Kirana Koramil 0812/20 Karangbinangun. Dalam sesi bertema “Menjadi Ibu yang Bahagia, Tetap Berdaya, Berkarya, dan Bermanfaat bagi Masyarakat”, Dr. Yayuk mengajak peserta memahami pentingnya keseimbangan antara peran domestik dan aktualisasi diri.

“Kebahagiaan ibu bukan sekadar hasil dari kondisi eksternal, tetapi lahir dari kesadaran diri, rasa syukur, dan kemampuan mengelola pikiran secara positif,” jelasnya.

Salah satu sesi yang menarik perhatian peserta adalah praktik hypnosis ringan, dipandu langsung oleh Dr. Yayuk. Dengan teknik relaksasi pikiran bawah sadar, peserta diajak menguatkan afirmasi positif tentang peran mereka sebagai ibu yang hebat dan berharga. Suasana hening dan khidmat menyelimuti ruangan, diiringi musik lembut yang menenangkan.

“Saya merasa lebih tenang dan termotivasi. Rasanya seperti mendapat energi baru untuk menjalani peran sebagai ibu,” ungkap salah satu peserta usai sesi relaksasi.

Kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif, di mana peserta berbagi pengalaman dan strategi menjaga keseimbangan antara tanggung jawab keluarga dan pengembangan diri. Diskusi berlangsung hangat dan penuh empati, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas komunitas perempuan Karangbinangun.

Menutup acara, dr. Fidha menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa terus digelar secara berkelanjutan. “Kami ingin para ibu di Karangbinangun terus tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berilmu, dan bahagia. Karena ibu yang kuat akan melahirkan generasi yang hebat,” tuturnya.

Pertemuan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, dan Persit Kartika Chandra Kirana mampu menciptakan ruang pemberdayaan yang inklusif dan berdampak. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, meninggalkan kesan hangat dan semangat baru bagi seluruh peserta. [NH]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *