E EKONOMI

Geliat Usaha Pemancingan di Masa Pandemi Covid-19; Hobby Yang tak Terelakkan

MUSI BANYUASIN), (mediadestara.com - Hobi memancing ikan, sering disebut banyak orang sebagai kegiatan yang membuang-buang uang dan waktu. Sangkaan itu muncul karena para pemancing sering menghabiskan waktunya hingga berjam-jam, menunggu sambaran ikan di mata kail.

Seperti yang terjadi di obyek wisata pemancingan Galatama Patin yang terletak di Desa Bumi Kencana Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan yang setiap hari di datangi para pemancing baik dari dalam maupun luar Desa. 
 
Nuryadi Pengunjung Rutin Galatama Patin dengan hasil kailnya

Hal ini dialami oleh Nuryadi warga Desa Bumi Kencana yang datang hampir setiap hari ke pemancingan Galatama Patin yang berada di perkebunan dekat Dusun Lima Rahayu Desa Bumi Kencana.

"Saya bersama teman-teman hampir setiap hari datang ke tempat pemancingan ini karena hobby ! Dapat tidak dapat ikan saya tetap senang " Tuturnya Pada awak Media pada Rabu (19/05/2021).

" Usaha pemancingan ini kami dirikan sejak tahun 2014 , sejak adanya Pandemi Covid-19 ini terjadi penurunan pengunjung 60 s.d 80 % di banding dengan sebelumnya " Ungkap Seti Pemilik Usaha Pemancingan.

" Sebelum adanya Pandemi jumlah pengunjung berkisar 40-60 orang perhari , sejak Pandemi jadi berkurang 50% , pengunjung berasal dari dalam dan luar desa juga dari Perusahaan PT.Hindoli dan PT.Sentosa tapi untuk saat ini para karyawan Perusahaan di lockdown jadi tidak bisa keluar dari wilayah Perusahaan " Tambah Seti.

Tarif untuk pendaftaran bagi pengunjung atau peseeta Pemancingan Galatama Patin Rp.30.000,- Dengan berbagai Pola yaitu Rilis atau di lepaskan kembali dan  Beli atau di bawa pulang dengan harga di sesuaikan dengan harga pasar.

Para pemancing sangat paham tempat-tempat yang nyaman untuk memancing. Baik itu tempat yang banyak ikan, ataupun tempat yang indah pemandangan alamnya.
 
Seti Pemilik Usaha Pemancingan Galatama Patin

Ini bisa menjadi satu petualangan yang seru. Selalu saja ada cerita yang menarik dari para pemancing sepulangnnya mereka dari memancing ikan.

" saya sangat berharap Dinas Perikanan Kabupaten Musi Banyuasin dapat membantu Bibit ikan atau pakan yang dalam sehari bisa menghabiskan 20-25 Kg perhari , agar usaha ini dapat terus berjalan sehingga bagi penggemar mancing tetap terus dapat menyalurkan hobinya " Tutup Seti.

Jurnalis : Sumaryanto/*SGD