P PARIWISATA

Kisah Perjalan Mbah Jaelani Salah Satu Wali Allah yang berada di Kajeksan

SIDOARJO (MDN) - Mbah Jaelani seorang Waliullah yang asli berasal dari Desa Kajeksan Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo. Beliau yang masa kecilnya bernama Karbi adalah tokoh Ulama pada masa penjajahan Hindia Belanda. Rabu (20/04/2022)
 
Samsul Huda cucu keponakan mbah Jaelani
Semasa remaja mbah Jaelani menimba ilmu atau mondok di pondok pesantren Siwalan Panji Sidoarjo. Mbah Jaelani juga punya banyak kelebihan secara Supranatural seperti yang di miliki oleh seorang Waliullah lainnya.
 
Kelebihan yang tidak di miliki oleh layaknya manusia biasa. Di antara kelebihan-kelebihan yang di milikinya ialah bisa berjalan di atas air dan masih banyak kesaktian kesaktian yang tidak bisa di ceritakan satu persatu. Itu menurut salah satu kerabat dekatnya yang bernama Samsul Huda.
 
Samsul Huda adalah cucu keponakan dari almarhum mbah Jaelani. Samsul Huda juga menceritakan bahwa " mbah Jaelani semasa hidupnya belum pernah menikah , hingga sampai beliaunya wafat, tuturnya.Beliau wafat sekitar tahun 1912 masehi di era pemerintahan Hindia Belanda."
 
Benda benda mbah Jaelani yang masih tersimpan di lemari

Barang-barang Peninggalan mbah Jaelani sampai saat ini masih dirawat baik oleh keluarga dekatnya. Pemilik Pondok Pesantren Darun Najah Kajeksan adalah masih dalam lingkaran keluarganya.
 
Rumah beliau pun juga masih ada. Di antara benda benda yang di miliki sampai sekarang masih ada adalah Ageman ( baju) dan tempat tidur . Tempat tidur sang Waliullah sangat unik terbuat dari sebilah bambu yg di potong potong dan di rangkai dengan tali . semua itu di simpan rapi sebagai benda benda yang di keramatkan. Makam mbah Jaelani sering di kunjungi banyak orang apa lagi ketika Hari Kamis malam Jum'at. Setiap bulan Syaban juga di adakan HAUL mbah Jaelani oleh pengurus makam. Tahun 2022 adalah Haulnya mbah Jaelani yang ke 110.
 
Peringatan Haul mbah Jaelani yang ke 110

Tidak sedikit juga peziarah yang berasal dari luar Daerah berdatangan karena ingin mendapat barokah dari Allah SWT. Namun sayang, di area makam mbah Jaelani tidak ada yang menjual pernak pernik identitas daerah di mana mbah Jaelani berada. Atau yang menjual makanan Khas desa di mana mbah Jaelani di makamkan . Semoga kedepan makam mbah Jaelani akan lebih banyak di kunjungi oleh peziarah baik dari lingkungan sekitar maupun dari luar daerah. [SKR].