P PERTANIAN

Pelatihan Peningkatan  Pemanfaatan Tongkol Jagung Menghasilkan  Jamur Bagi Generasi Milenial

Pelatihan Peningkatan  Pemanfaatan Tongkol Jagung Menghasilkan  Jamur Bagi Generasi Milenial
 
Lombok Utara.  Mediadestara – UPTD Ketahanan Pangan dan Pertanian Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara Provinsi Nusa Tenggara Barat mengadakan pelatihan tentang Peningkatan Pemanfaatan Tongkol Jagung sebagai media Budidaya Jamur, Rabu (17/02/2021).
Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor UPTD Ketahanan Pangan dan Pertanian Kecamatan Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kegiatan dibuka oleh Sofyan, S.Pt selaku Kepala UPTD KPP Kecamatan Pemenang, selanjutnya Materi pelatihan disampaikan oleh Pemateri dari Bidang Penyuluhan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lombok Utara. Materi disampaikan dengan ditampilkan juga pada Layar LCD Proyektor, kemudian di adakan sesi tanya jawab untuk pemantapan pemahaman materi yang telah diberikan.
Adapun peserta yang diberikan pelatihan adalah kelompok - kelompok tani yang banyak menanam jagung,  serta kalangan millenial yang ada di wilayah Kecamatan Pemenang diantaranya millenial yang produktif dibidang pertanian, kerajinan, dan ada juga yang produktif memanfaatkan limbah kayu.
Pada kegiatan ini Mahasiswa PKL Program Studi D3 Kesehatan Hewan Universitas Mataram  juga ikut berkontribusi dalam proses pelatihan agar berjalan lancar sampai kegiatan selesai.
Sofyan, S.Pt Kepala UPTD KPP Kecamatan Pemenang mengatakan, “ Mengingat di masa Pandemi ini banyak anak-anak muda atau tenaga milenial yang sampai saat ini masih banyak yang mencari peluang pekerjaan, jadi kita undang tenaga-tenaga millenial yang memang kita akan coba dorong untuk bisa bergerak di bidang pemanfaatan limbah terutama pemanfaatan limbah tongkol jagung ini.”
“Dengan adanya pelatihan ini kita berharap mereka bisa peka terhadap itu, kita berikanlah ilmunya bagaimana pemanfaatan tongkol jagung untuk menghasilkan jamur. Selain itu kita juga berharap pemerintah bisa lebih memperhatikan peluang-peluang yang ada, bukan saja berbicara di limbah tongkol jagung. Tetapi juga limbah jerami, kemudian kotoran ternak. Yang millenial kita berharap bisa bergerak disitu untuk membuka lapangan pekerjaan bagi mereka ”  sambungnya.
 
Jurnalis                           : Masdiyanto