W WARTA

TMA Bengawan Solo di Bojonegoro Sejak Dini Hari, Mendekati Siaga Merah

BOJONEGORO (MDN) - Pantauan Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Bengawan Solo di wilayah Kabupaten Bojonegoro terus menunjukkan kenaikan. Hingga dini hari, Sabtu (22/1/2022) tren air di papan duga wilayah Taman Bengawan Solo Kecamatan Bojonegoro sudah berada di titik 13.51 Mdpl.
 
Adanya kenaikan debit air di sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut sudah terlihat sejak kemarin, hingga saat ini terus mengalami kenaikan. Kenaikan tinggi muka air tersebut mulai memasuki siaga kuning pada Jumat (21/1/2022). Lalu meningkat terus hingga pada pukul 01.00 WIB, Sabtu (22/1/2022) menunjukkan diangka 13.51 Mdpl.
 
Sesuai dengan laporan yang dikirim oleh Perusahaan Umum Jasa Tirta Divisi Jasa Asa III Bengawan Solo, papan duga di Sungai Bengawan Solo wilayah kota Bojonegoro jika tinggi muka air berada di titik 12.06 Mdpl maka memasuki siaga hijau (1), kemudian jika di titik 13.06 Mdpl maka berada pada siaga kuning (2) dan jika di titik 14.04 Mdpl maka sudah memasuki siaga merah (3).
 
“Bengawan Solo pada posisi siaga kuning (2), dengan trend stabil,” sesuai dengan rilis yang dikirim oleh Pusdalops BPBD kabupaten Bojonegoro pukul 01.00 WIB.
 
Untuk diketahui, sejumlah wilayah yang berada di bantaran Sungai Bengawan Solo, seperti di Kelurahan Ledok Kulon Kecamatan Bojonegoro beberapa titik sudah tergenang air. Namun, luberan air belum sampai berdampak menggenangi rumah warga. “Belum ada (air luapan) yang masuk ke rumah,” ujar Warga Kelurahan Ledok Kulon, Wisnuarti. [nrtm].