Warta  

Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru Selenggarakan Sosialisakan Gemarikan Dukung Pencegahan dan Penurunan Stunting di Desa

admin
Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru Selenggarakan Sosialisakan Gemarikan

KOTABARU, KALSEL |MDN – Dinas Perikanan Kabupaten laksanakan Sosialisasi Gemakan Makan Ikan (GEMARIKAN) yang dilaksanakan di SDN 1 Lalapin Desa Lalapin Kecamatan Hampang untuk para guru, siswa dan orang tua murid. (16/05/2024)

Sejak Pukul 09.00 Wita, sekitar 100 orang peserta hadir dengan tertib serta antusias mengikuti sosialisasi gemarikan dari para nara sumber ahli gizi yang berasal dari Puskesmas Hampang dan Dinas Perikanan Kotabaru.

Mewakili Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru, Kabid Pengembangan Sumberdaya dan Daya Saing Mastariansyah, S.Pi dalam sambutan dan arahan menyampaikan bahwa idealnya setiap orang wajib konsumsi ikan minimal 250 gram per hari untuk mendukung suplai protein bagi tubuh.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa protein ikan sangat penting untuk asupan kecerdasan otak, karena itu bila sedini mungkin setiap anak selalu konsumsi ikan secara rutin akan menciptakan generasi yang cerdas di masa depan.

Menyambut gembira ditunjuk sebagai tempat kegiatan dan mendukung dilaksanakan sosialisasi gemarikan, Kepsek SDN 1 Lalapin, Badarudin, S.Pd mengatakan bahwa Sosialisasi Gemarikan ini merupakan kegiatan yang sangat positif dan bermanfaat untuk memberikan pengetahuan tentang manfaat gizi dari konsumsi ikan kepada guru, anak didik dan orang tua siswa serta menyampaikan terima kasih kepada Dinas Perikanan, Camat Hampang dan Kepala Desa Lalapin atas kepercayaan telah ditunjuk sebgai tempat kegiatan.

Untak, mewakili Camat Hampang dan Harwanto Harry selaku Sekdes Lalapin mewakili Kepala Desa dalam sambutan dan arahan menyampaikan hal yang sama serta berharap agar kegiatan sosialisasi ini dapat terus dilakukan agar masyarakat dapat semakin memahami pentingnya protein dalam ikan yang merupakan sumber asupan gizi yang penting untuk kesehatan khususnya memacu kecerdasan otak sehingga program pemerintah untuk gerakan pencegahan dan penurunan stunting di desa dapat terwujud. [Harwanto Harry]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *