Warta  

Menyambut HUT RI ke – 79 Desa Dawung Ringinrejo membentangkan Bendera Merah Putih 1000m dan 1000 Penari jaranan kolosal

admin
Img 20240828 Wa0002

KEDIRI | MDN – Atraksi tari kolosal 1.000 jaranan digelar di Sepanjang jalan desa dawung kecamatan ringinrejo kabupaten kediri dengan berbagai grup kesenian jaranan sebagai bagian dari melestarikan kesenian

Dr. Mokhamad Muhsin M.Pd. mengatakan kegiatan budaya seperti penampilan kesenian jaranan ini merupakan kegiatan yang cukup menarik. Kesenian jaranan termasuk berasal dari Kediri, sehingga sebagai upaya melestarikannya dengan mengadakan pementasan.

“Kesenian ini asli dari Kediri dan di Kediri ada ciri khas jaranannya. Saya meminta pemerhati budaya jaranan harus dilestarikan, syukur-syukur punya pakem,” katanya dalam acara pagelaran tari kolosal 1.000 jaranan di Desa dawung.

Muhsin juga mengatakan, para seniman juga tidak boleh merasa bosan dan harus terus berinivasi dengan kesenian ini. Berbagai kemajuan teknologi bisa dimanfaatkan sebagai upaya melestarian kesenian jaranan, salah satunya dengan kolaborasi, sehingga menjadi kesenian yang indah dan menarik.

Selain itu, regenerasi juga diharapkan bisa sebagai upaya terus melestarikan kesenian ini. Pemerintah memberikan kesempatan serta ruang yang cukup luas yang diberikan pada para seniman untuk pentas. Kegiatan itu bukan hanya saat kegiatan HUT RI ke- 79 seperti sekarang ini, tapi juga dalam berbagai kesempatan lainnya.

“Sekarang ini jaranan dikolaborasikan jadi menarik dan indah. Ke depan, kami berharap terus melestarikan kebudayaan kesenian jaranan ini bersama-sama tidak hanya pemerintah saja tapi semua. Ini juga untuk memajukan Kediri,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa dawung slamet widodo mengatakan kegiatan tari kolosal ini memang menjadi agenda tahunan di desa dawung akan tetapi untuk membentangkan bendera merah putih yang panjangnya 1000 meter diselenggarakan sudah tiga kali ini dalam tiga tahun.

Slamet mengatakan, kegiatan jaranan ini sebelum beliau lahir jaranan yang ada di desa dawung itu sudah ada maka dari itu untuk nguri – nguri budaya harus selalu diadakan untuk melestarikan kesenian peninggalan nenek moyang nya.

Kegiatan ini diikuti sekitar 1.146 seniman jaranan dari desa dawung. Atraksi dimulai dengan pembukaan membentangkan bendera merah putih dengan panjang 1000 meter dan Setelah itu, terdapat penari perempuan dan dilanjutkan dengan tari kolosal tersebut.

Bapak sabilarosad S.T kabid pengembangan pariwisata, bapak camat edi purwanto SH ,bapak danramil,kapolsek dan seluruh perangkat desa dawung juga hadir menonton tari kolosal tersebut. Selain itu, ribuan masyarakat dari berbagai daerah memadati lokasi desa dawung kecamatan Ringinrejo Mereka menyaksikan langsung atraksi tersebut. [Yud]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *