Warta  

Pemuda Desa Dumpiagung Jaga Warisan Leluhur Lewat Kebersamaan dan Makan Bersama

admin
Membangun Kebersamaan Para Pemuda Desa Dumpiagung

LAMONGAN | MDN – Di era modern yang serba digital ini, kebersamaan dan silaturahmi sering kali tergerus oleh kesibukan dan teknologi. Namun, pemuda Desa Dumpiagung, Kecamatan Kembangbahu, Lamongan, membuktikan bahwa nilai-nilai warisan leluhur masih bisa dijaga dan dilestarikan. Mereka mengadakan acara makan bersama pada Sabtu malam, 21 Desember 2024, sekitar pukul 22.00 WIB, yang penuh kehangatan dan kebersamaan.

Kegiatan ini berlangsung di sebuah warung kopi sederhana di Desa Dumpiagung. Meskipun hanya menyuguhkan minuman kopi seadanya, warung ini tetap menjadi tempat favorit para pemuda untuk berkumpul dan mempererat tali silaturahmi. “Warung ini bukan sekadar tempat minum kopi, tapi menjadi pusat kebersamaan bagi kami,” ujar salah satu pemuda setempat.

Para pemuda yang berkumpul di warung kopi tersebut menunjukkan kedekatan dan kekompakan yang luar biasa. Mereka selalu mengutamakan kerukunan dan menjadikan warung kopi sebagai tempat untuk melakukan berbagai kegiatan positif. Agus Triono, seorang jurnalis dari media Desa Nusantara, mengagumi semangat kebersamaan para pemuda Desa Dumpiagung. “Saya sangat mengapresiasi nilai kerukunan dan kebersamaan yang dijunjung tinggi oleh para pemuda desa ini. Ini adalah warisan yang harus dijaga,” katanya.

Kebersamaan yang dilakukan oleh para pemuda ini tidak direncanakan secara formal, melainkan dilakukan secara spontan setiap hari. “Ini adalah warisan dari nenek moyang yang masih melekat dan hampir punah oleh perkembangan zaman. Kami melakukan ini dari hati,” tambah Agus. Ia juga memberikan apresiasi dan semangat kepada para pemuda untuk terus menjaga tradisi kebersamaan ini.

Agus Triono berharap agar pemerintah Desa Dumpiagung mengetahui kegiatan tersebut dan mendukungnya. “Saya berharap pemerintah desa dapat menjalankan penuh program dari pemerintah pusat dan mengelola anggaran APBDS dengan baik dan tepat, sehingga masyarakat merasa makmur dan kebersamaan ini tetap lestari,” tegasnya. [AT]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *