Daerah  

Panen Raya Jagung Hibrida di Sidoarjo: Wujud Dukungan Program Ketahanan Pangan Nasional

admin
Bupati subandi dukung penuh program ketahanan pangan nasional

Bupati subandi dukung penuh program ketahanan pangan nasional 2SIDOARJO | MDN – Kabupaten Sidoarjo menunjukkan komitmennya terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto. Hal ini ditandai dengan kehadiran Bupati Sidoarjo, H. Subandi, bersama Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, dalam acara panen raya jagung hibrida di Desa Bulang, Kecamatan Prambon.

Acara panen raya ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto, dan turut dihadiri sejumlah pejabat, antara lain Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, Dandim 0816 Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo, serta para pejabat Forkopimda Sidoarjo. Lahan seluas 9 hektare menghasilkan 72 ton jagung, yang akan dibeli oleh PT Bulog dengan harga Rp5.500 per kilogram setelah melalui proses pengeringan hingga mencapai kadar air ideal.

Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Ari Wibowo, menyatakan bahwa panen ini merupakan bagian dari program pertanian berkelanjutan. “Kami telah berhasil memanen sekitar 6.000 ton jagung. Setelah panen ini selesai, kami akan kembali mengolah lahan untuk siklus tanam berikutnya,” ungkapnya.

Bupati Sidoarjo, H. Subandi, mengapresiasi keberhasilan panen ini dan menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak untuk mendukung ketahanan pangan. “Potensi pertanian Sidoarjo sangat besar. Melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan swasta, kami yakin dapat mencapai target nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal,” ujarnya.

Selain sebagai upaya mendukung ketersediaan pangan, program ini juga bertujuan untuk mendongkrak pendapatan dan kualitas hidup petani. H. Subandi berharap bahwa inisiatif semacam ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sidoarjo.

Program ketahanan pangan ini juga menjadi salah satu inisiatif unggulan Polda Jatim. Dukungan terhadap petani lokal diwujudkan melalui pemanfaatan lahan tidur dan produktif secara optimal. Kolaborasi yang ditunjukkan oleh berbagai pihak ini diharapkan mampu memperkuat sektor pertanian di Jawa Timur serta berkontribusi dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

Dengan optimisme tinggi dan langkah konkret seperti ini, Sidoarjo diharapkan terus menjadi pelopor dalam mendukung ketahanan pangan, baik di tingkat lokal maupun nasional. [Swd]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *