Warta  

Arus Balik Lebaran H+6 di Jalur Babat-Jombang Terjadi Kemacetan

admin
Kemacetan parah terjadi di jalan raya poros babat jombang saat arus balik mudik h+6

LAMONGAN | MDN – Arus balik mudik lebaran H+6 menyebabkan kemacetan lalu lintas yang parah di jalan raya poros Babat-Jombang. Kemacetan yang terjadi sejak pagi hingga sore hari ini disebabkan oleh penumpukan kendaraan, terutama kendaraan roda empat, yang mengular mulai dari kawasan Mahkota Cafe hingga Bundaran Tugu Wingko.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kendaraan yang melintas terlihat melambat dan beberapa titik mengalami berhenti total. Kapasitas jalan yang terbatas dan meningkatnya volume kendaraan pasca libur lebaran menjadi penyebab utama kondisi ini. Banyak pemudik yang memilih kembali ke kota asal dan menghindari perjalanan di akhir pekan.

Sejumlah pengendara mengeluhkan lamanya waktu tempuh yang mencapai lebih dari dua jam untuk jarak yang biasanya dapat ditempuh dalam waktu setengah jam. “Saya terjebak di sini sejak pagi, semoga bisa segera bergerak,” ujar Rudi, salah satu pengendara yang terjebak dalam kemacetan.

Petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan setempat telah dikerahkan untuk mengatur lalu lintas dan berupaya memperlancar arus kendaraan di titik-titik kemacetan. Mereka juga mengimbau kepada pengendara untuk bersabar dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada.
“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk mengurai kemacetan ini. Kami harap para pengendara bisa sadar dan mengikuti arahan kami demi keselamatan bersama,” kata Anggota Lantas Polres Lamongan.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat diharapkan tetap mematuhi protokol keselamatan berlalu lintas. Selain itu, pemudik juga diminta untuk merencanakan perjalanan dengan baik agar tidak terjebak di dalam kemacetan yang berkepanjangan.

Situasi kemacetan ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga beberapa hari ke depan, seiring dengan banyaknya pemudik yang masih dalam perjalanan kembali ke tempat kerja dan aktivitas sehari-hari setelah libur panjang lebaran. Diharapkan semua pihak dapat saling mendukung untuk menciptakan kelancaran lalu lintas. [Sat]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *