Porprov IX Jatim 2025: Tuban Fokus Optimalkan Atlet Lokal untuk Raih Prestasi

admin
Porprov ix jatim 2025 tuban fokus optimalkan atlet lokal untuk raih prestasi

TUBAN | MDN – Persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025, yang akan berlangsung pada Juni hingga Juli mendatang, semakin dimatangkan oleh KONI dan Disbudporapar Tuban. Berbagai langkah strategis terus dilakukan demi mengoptimalkan potensi atlet lokal dan mencapai target prestasi maksimal.

Ketua KONI Tuban yang baru, dr. Ferryzal Okvianda Mundrajat, mengungkapkan bahwa hingga kini sebanyak 51 cabang olahraga (cabor) telah terdaftar. Namun, jumlah tersebut masih dapat mengalami penyusutan seiring berjalannya seleksi dan evaluasi dalam Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab).

“Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh cabor untuk mengirimkan calon atlet yang akan dipersiapkan menghadapi Porprov Jatim tahun ini,” ujar dokter RS Medika Tuban itu pada Senin (14/04).

Dalam tahap seleksi ini, KONI akan menilai potensi setiap cabor dan atlet guna menentukan siapa yang layak bertanding di ajang bergengsi yang akan digelar di Malang Raya.

“Pembinaan terus berlanjut, terutama untuk cabor unggulan dan atlet berpotensi yang saat ini tengah digodok dalam Puslatkab,” tambah dr. Ferryzal.

Saat ini, 115 atlet dari 25 cabang olahraga telah mengikuti program Puslatkab dan masih dalam proses pematangan. Seleksi ketat dilakukan guna memastikan kesiapan mereka menghadapi kompetisi tingkat provinsi.

Strategi Disbudporapar Tuban dalam Pembinaan Atlet
Sementara itu, Kepala Disbudporapar Tuban, M. Emawan Putra, menegaskan bahwa persiapan ini merupakan bagian dari program pembinaan olahraga tingkat provinsi yang bertujuan untuk membentuk atlet-atlet berprestasi hingga ke tingkat Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Puslatkab sudah dimulai sejak tahun lalu, dengan sasaran utama atlet yang berhasil meraih medali dalam Porprov sebelumnya,” jelasnya.

Tak hanya atlet yang berprestasi di Porprov sebelumnya, mereka yang telah mengikuti Kejurnas atau Kejurprov dengan hasil gemilang juga masuk dalam daftar pembinaan. Salah satu cabor yang menjadi sorotan adalah angkat berat, yang tahun lalu berhasil menyabet gelar juara umum Kejurprov.

“Program ini bertujuan agar para atlet semakin fokus dan intensif dalam latihan. Sebab, ikut Puslatkab tidak otomatis menjamin bisa tampil di Porprov. Evaluasi rutin terus dilakukan,” tegasnya.

Evaluasi berkala dilakukan oleh Satuan Pelaksana (Satlak) Kabupaten Tuban, dengan menilai perkembangan atlet berdasarkan target yang telah ditetapkan dalam program latihan.

Anggaran dan Tantangan dalam Persiapan Porprov
Pemerintah Kabupaten Tuban telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 3 miliar untuk mendukung berbagai aspek terkait persiapan Porprov IX Jatim 2025, termasuk kegiatan Puslatkab, operasional selama kompetisi, serta pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi atlet.

Meski persiapan terus berjalan, tantangan tetap ada. Faktor nonteknis seperti perekrutan atlet luar daerah oleh beberapa kabupaten atau kota menjadi salah satu aspek yang perlu diantisipasi.

“Pada Porprov sebelumnya, ada sejumlah daerah yang membeli atlet yang sudah matang. Ini tentu mengejutkan kita karena kurang sejalan dengan prinsip pembinaan atlet lokal,” ungkap Emawan.

Namun, Disbudporapar dan KONI Tuban tetap berkomitmen untuk fokus pada pengembangan atlet lokal, dengan target masuk 10 besar dalam Porprov Jatim 2025.

“Evaluasi terhadap atlet dari Porprov sebelumnya menunjukkan beberapa aspek yang masih harus ditingkatkan, seperti stamina, mental bertanding, dan jam terbang. Tahun ini, kami akan berupaya memperbaiki semua kekurangan tersebut,” pungkasnya.

Dengan persiapan yang semakin matang, masyarakat Tuban berharap para atlet dapat tampil maksimal dan membawa kebanggaan bagi daerahnya di ajang Porprov IX Jawa Timur 2025. [Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *