Gubernur Khofifah Tanam Pohon Maja di IKN, Simbol Kejayaan Nusantara

admin
Gubernur khofifah tanam pohon maja di ikn, simbol menuju jatim gerbang baru nusantara

IKN, KALTIM | MDN – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama sejumlah pejabat dan tokoh nasional, melakukan penanaman pohon maja di Plaza Bhinneka Tunggal Ika, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Kegiatan ini menjadi simbol harapan dan sinergi Jawa Timur dalam mendukung pembangunan IKN sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.

Pohon maja dipilih karena erat kaitannya dengan sejarah Kerajaan Majapahit, yang menjadi pelopor konsep Nusantara. Khofifah menjelaskan bahwa penanaman pohon maja ini merepresentasikan semangat kejayaan dan persatuan bangsa yang masih relevan hingga kini. “Bhinneka Tunggal Ika dan Nusantara berasal dari Majapahit. Penanaman ini membawa pesan bahwa kejayaan Majapahit menjadi inspirasi untuk membangun masa depan Indonesia,” ujarnya.

Selain pohon maja, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, turut menanam pohon kayu ulin yang dikenal sebagai simbol kekuatan dan ketahanan. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara Kalimantan Timur sebagai lokasi IKN dan Jawa Timur sebagai pusat ekonomi serta perdagangan akan menjadi fondasi pertumbuhan nasional. “Ibu Kota berada di Kalimantan Timur, tetapi Gerbang Baru Nusantara ada di Jawa Timur,” tuturnya.

Penanaman pohon ini juga menjadi bagian dari rangkaian Misi Dagang Pemprov Jatim ke Kalimantan Timur, yang berhasil mencatat transaksi senilai Rp1,053 triliun. Hal ini menunjukkan tingginya minat pelaku usaha dalam memperkuat jejaring ekonomi antardaerah.

Khofifah berharap Jawa Timur dapat terus berperan sebagai mitra strategis dalam pembangunan nasional, terutama dalam menopang pertumbuhan IKN. “Kami hadir bukan hanya sebagai mitra, tetapi bagian penting dari ekosistem pembangunan Nusantara,” kata Khofifah.

Dengan semangat gotong royong dan sinergi, penanaman pohon maja di IKN diharapkan menjadi simbol persatuan serta optimisme dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan berkelanjutan. [Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *