Daerah  

Gubernur Jatim Kunjungi Calon Siswa Sekolah Rakyat di Batu, Tegaskan Komitmen Pendidikan Gratis Berbasis Asrama

admin
Sapa calon siswa sekolah rakyat di batu, gubernur khofifah beri kepastian pendidikan berbasis boarding school

BATU | MDN – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan perhatian khusus kepada para calon siswa Sekolah Rakyat di Kota Batu. Dalam kunjungannya ke Unit Pelaksana Teknis Perlindungan dan Pelayanan Sosial Petirahan Anak (UPT PPSPA) Dinas Sosial Jawa Timur, Senin (19/5/2025) sore, ia menegaskan komitmen pemerintah dalam menyediakan pendidikan gratis berbasis asrama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Didampingi Kepala Dinas Sosial Jatim, Dra. Restu Novi Widiani MM, Gubernur Khofifah menyampaikan motivasi kepada para calon siswa yang akan memulai tahun ajaran baru pada Juli 2025. Ia juga memastikan para orang tua memahami lingkungan sekolah agar mereka lebih tenang dan percaya diri dalam menitipkan anak-anaknya.

“Kini orang tua dapat melihat langsung fasilitas sekolah, mulai dari ruang kelas hingga asrama, sehingga mereka lebih yakin terhadap sistem pendidikan yang disediakan,” ujar Khofifah.

Sejak pertama kali dibuka, pendaftaran Sekolah Rakyat sempat mendapat respons yang minim dari masyarakat. Namun, berkat pendekatan dan sosialisasi yang terus dilakukan, jumlah pendaftar kini telah melampaui kuota. Program ini dirancang untuk mendukung anak-anak dari kelompok ekonomi terbawah dalam mendapatkan pendidikan berkualitas tanpa terkendala biaya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyiapkan lima lokasi Sekolah Rakyat yang akan beroperasi dalam tahun ajaran 2025/2026. Tiga di antaranya siap menerima siswa tahun ini, sementara dua lainnya masih dalam tahap pembangunan dengan dukungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Lokasi sekolah tersebar di berbagai wilayah strategis, termasuk UPT PPSPA Batu, Kampus Kawi BPSDM Jatim di Kota Malang, dan SMKN Maritim Brondong di Lamongan.

Selain itu, sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur juga siap menerima siswa pada Juli mendatang. Fasilitas pendidikan ini akan tersedia di Mojokerto, Banyuwangi, Pasuruan, Malang, Surabaya, Jombang, Kediri, Pacitan, dan Probolinggo. Setiap sekolah telah menyiapkan sejumlah rombongan belajar untuk memastikan kelangsungan pendidikan bagi siswa.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Presiden RI Prabowo Subianto dalam menghadirkan pendidikan berkualitas bagi masyarakat miskin melalui sistem boarding school gratis. “Kami ingin memastikan bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu tidak perlu lagi khawatir akan biaya sekolah. Negara hadir untuk menjamin masa depan mereka,” tegasnya.

Program Sekolah Rakyat menjadi langkah strategis dalam memutus mata rantai kemiskinan. Diharapkan, dengan pendidikan yang lebih baik, generasi muda Indonesia dapat meningkatkan taraf hidup mereka dan meraih kesempatan lebih luas di masa depan. [J2/Red]

#Khofifah Indar Parawansa #Gubernur Jawa Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *