Daerah  

Program 1-10-100 Lamongan Raih Apresiasi, Angka Stunting Turun Signifikan

admin
684933f8c763c

LAMONGAN | MDN – Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Tim Penggerak PKK berhasil menarik perhatian Tim Penilaian Kinerja Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Jawa Timur melalui inovasi program 1-10-100. Program ini disorot dalam sesi daring yang digelar di Command Center Kabupaten Lamongan, Rabu (11/6/2025).

Program 1-10-100 dirancang sebagai bentuk intervensi langsung bagi balita stunting, dengan skema satu orang tua asuh memberikan bantuan senilai Rp5 juta untuk 10 balita selama 100 hari. Bantuan tersebut berupa makanan bergizi yang dipantau perkembangannya secara berkala. Pada tahun 2024, program ini berhasil menghimpun dana lebih dari Rp870 juta dari berbagai pihak, termasuk CSR perusahaan, komunitas, dan individu.

Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, menyebut bahwa dana bantuan yang terkumpul telah membantu 2.640 balita stunting dan berisiko stunting, mencakup 96,58 persen dari total keseluruhan 2.557 balita yang membutuhkan dukungan.

Berkat pelaksanaan program ini, angka prevalensi stunting di Kabupaten Lamongan menunjukkan penurunan drastis. Berdasarkan hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) dan Survey Kesehatan Indonesia (SKI), angka stunting turun dari 27,50 persen pada tahun 2022 menjadi 9,40 persen pada tahun 2023, dan lebih jauh lagi ke 6,9 persen di tahun 2024.

Pemkab Lamongan menggandeng akademisi dari Universitas Lamongan (Unisla) sebagai pendamping program untuk memastikan efektivitasnya. Setiap dua minggu, perkembangan anak asuh dipantau melalui pengukuran berat dan tinggi badan. Hasilnya menunjukkan bahwa 75 persen balita dalam program berhasil lolos dari garis stunting, sementara 25 persen lainnya masih terkendala oleh penyakit bawaan.

Apresiasi terhadap keberhasilan program ini datang dari Tim Penilaian Kinerja Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Jawa Timur, termasuk perwakilan dari DP3A Jawa Timur, Universitas Airlangga, Ormas Muhammadiyah, serta TP PKK Jawa Timur. “Kami sangat tertarik dengan pendekatan program 1-10-100 ini,” ungkap salah satu panelis.

Keberhasilan Lamongan dalam menurunkan angka stunting melalui model intervensi ini bahkan telah diadopsi oleh pemerintah pusat dalam bentuk Gerakan Orang Tua Asuh Menurunkan Stunting (Genting), memperkuat strategi nasional dalam percepatan penurunan stunting. [J2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *