Warta  

Dandim 1426/Takalar: TNI Harus Jadi Contoh, Tanam Sayur dan Ikan di Kantor Demi Ketahanan Pangan

admin
Dandim 1426 takalar

TAKALAR – MDN | Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional dan mendorong produktivitas prajurit serta masyarakat, Komando Distrik Militer (Kodim) 1426/Takalar bersama jajaran Koramil melakukan gerakan nyata dengan memanfaatkan lahan kosong di sekitar perkantoran mereka. Senin (14/07/2025), halaman Makodim dan seluruh Koramil disulap menjadi kebun sayur dan kolam ikan produktif.

Langkah inspiratif ini sejalan dengan instruksi komando atas dan menjadi bagian dari strategi pemberdayaan prajurit melalui sektor pertanian. Dandim 1426/Takalar, Letkol Inf Faizal Amin, S.I.P, menegaskan pentingnya peran aktif TNI, khususnya para Bintara Pembina Desa (Babinsa), dalam menyukseskan program pemerintah di bidang ketahanan pangan.

“Peran TNI tidak hanya dalam aspek pertahanan semata, tetapi juga harus menjadi garda terdepan dalam mendukung program ketahanan pangan dan menciptakan masyarakat yang produktif,” tegas Letkol Faizal Amin.

Di halaman Makodim dan Koramil, para personel membangun bedengan, rak polibag, dan kolam ikan. Mereka menanam berbagai jenis sayur-mayur seperti gambas, bayam, cabai, terong, dan lainnya. Kegiatan ini dilakukan secara rutin oleh personel yang tengah menjalankan dinas jaga atau piket.

Menurut Dandim, keterlibatan langsung Babinsa dalam aktivitas pertanian menjadi wujud nyata dari semangat pengabdian kepada masyarakat. Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas internal, tetapi bagian dari upaya memberikan contoh kepada masyarakat sekitar agar ikut mengoptimalkan lahan tidur di pekarangan rumah mereka masing-masing.

“Apa yang dilakukan para prajurit ini merupakan pesan simbolik dan ajakan langsung kepada masyarakat. Bahwa setiap lahan kosong bisa disulap menjadi sumber pangan keluarga,” ujar Letkol Faizal.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan program pertanian lokal akan berdampak besar terhadap ketersediaan pangan di tingkat wilayah dan nasional. Oleh karena itu, sinergi antara TNI dan masyarakat dalam pertanian perlu diperkuat terus-menerus.

“Dengan semangat gotong royong dan keteladanan, kami yakin ketahanan pangan bisa dicapai, bahkan dari skala paling kecil di desa-desa,” pungkasnya.

Langkah Kodim 1426/Takalar ini menjadi contoh konkret bagaimana institusi militer bisa memainkan peran strategis di luar fungsi pertahanan, yakni sebagai motor penggerak perubahan dan kesejahteraan masyarakat, dimulai dari halaman kantor sendiri. [D’kawang]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *