Daerah  

Pemerintah Takalar Bergerak Cepat: Nenek Ngiya Mendapat Bantuan dan Perhatian Langsung

admin
Pemerintah kabupaten takalar tanggap 2

TAKALAR – MDN | Pemerintah Kabupaten Takalar menunjukkan respons tanggap terhadap isu kemanusiaan yang ramai diperbincangkan publik. Viral di media sosial, kondisi seorang lansia bernama Cele Dg. Ngiya, warga Desa Moncongkomba, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, mendorong jajaran pemerintah turun langsung ke lapangan.

Nenek Ngiya saat ini tinggal di sebuah kios pangkas rambut milik anaknya, setelah rumah tempat tinggalnya dijual oleh sang anak. Walau anak-anaknya tinggal berdekatan dan telah berkeluarga, beliau memilih hidup mandiri di kios tersebut.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Takalar melalui Dinas Sosial dan PMD bersama Camat Polongbangkeng Selatan, Sekretaris Desa Moncongkomba, dan Ketua TP-PKK Desa Moncongkomba langsung mendatangi lokasi untuk menyerahkan bantuan.

Kepala Dinas Sosial menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab moral dan sosial terhadap warganya, terutama para lansia. “Kami hadir langsung untuk memastikan kondisi beliau dan memberikan bantuan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Pemerintah Desa turut memberikan klarifikasi bahwa kondisi Nenek Ngiya tidak separah narasi yang beredar di media sosial. Ia memang tergolong warga kurang mampu, tetapi telah rutin mendapatkan berbagai bantuan dari pemerintah, di antaranya:

Jenis Bantuan Jumlah / Periode
PKH Lansia Rp200.000 / bulan
BPNT Rp600.000 / 3 bulan
Bantuan Beras 20 kg / 3 bulan
BLT Dana Desa Sesuai skema desa
Selain itu, ia masih memiliki sawah seluas sekitar 40 are di sekitar tempat tinggalnya saat ini.

Kepala Desa Moncongkomba menuturkan, “Dg. Ngiya bukan orang lain, beliau adalah keluarga dekat saya. Kami pastikan mulai sekarang beliau akan lebih diperhatikan.”

Tindakan cepat Pemerintah Takalar mencerminkan komitmen terhadap Peraturan Menteri Sosial No. 7 Tahun 2022 tentang Pelayanan Sosial bagi Lansia dan prinsip dasar pelayanan publik, yaitu cepat tanggap, inklusif, serta berbasis empati sosial.

Media MDN akan terus memantau perkembangan bantuan dan upaya pemerintah dalam memastikan kesejahteraan warga lanjut usia, khususnya di wilayah pedesaan yang rentan. [D’kawang]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *