Gesekan Antara Dua Ormas di Pemalang, Bupati Anom Serukan Persatuan dan Kondusivitas

admin
Gesekan antara dua ormas di pemalang

PEMALANG – MDN | Situasi sempat memanas di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, setelah terjadi gesekan antara dua organisasi masyarakat, yakni Front Persaudaraan Islam (FPI) dan Perjuangan Walisongo Indonesia – Laskar Sabilillah (PWI LS), dalam agenda pengajian yang menghadirkan Habib Rizieq Shihab, Rabu malam (23/7/2025).

Menanggapi insiden tersebut, Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menyampaikan imbauan agar masyarakat menahan diri dan menjaga stabilitas daerah.

“Pemalang harus tetap kondusif. Jangan terprovokasi atau terbawa emosi. Kita harus bergerak bersama demi pembangunan,” tegas Anom, usai memantau langsung jalannya kegiatan dini hari tadi (24/7/2025).

Bupati menekankan bahwa perbedaan latar belakang dan golongan seharusnya tidak menjadi penghalang dalam membangun daerah yang aman dan produktif. Ia turut hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Dandim dan Kapolres, untuk memastikan kegiatan berjalan cepat dan tidak berlarut.

“Kami berkoordinasi agar kegiatan segera diselesaikan dengan damai. Alhamdulillah, pengajian bisa ditutup dengan tertib,” ungkapnya.

Soal korban luka akibat gesekan, Bupati menyampaikan bahwa proses pendataan masih berlangsung. Informasi sementara menyebutkan lima hingga 13 orang terluka, dan telah mendapatkan penanganan medis dari puskesmas maupun rumah sakit.

Sebelum kegiatan berlangsung, Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) telah mengeluarkan surat imbauan kepada kedua pihak agar tidak mengerahkan massa. Namun, kenyataannya dua kubu tetap datang ke lokasi sehingga memicu ketegangan.

Bupati berharap kejadian serupa tidak terulang dan mengajak semua elemen masyarakat untuk kembali fokus pada hal-hal yang konstruktif.

“Saatnya melepas sekat-sekat dan membangun Pemalang tanpa embel-embel golongan atau agama,” tutup Anom. [SIS]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *