Warta  

Babinsa Karangjati dan Puskesmas Rejomulyo Bergerak Bersama Dukung Kesehatan Lansia Sebatang Kara

admin
Dukung program kesehatan warganya

NGAWI — MDN | Komitmen lintas sektor dalam mendukung kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan Program Inovasi Selintas Sapu Lipat di Desa Rejomulyo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Kamis (25/07/2025). Program ini menyasar lansia yang hidup sebatang kara, sebagai bagian dari upaya pemenuhan hak dasar kesehatan dan kesejahteraan sosial.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Babinsa Koramil 0805/05 Karangjati, UPT Puskesmas Karangjati, perangkat desa, dan Babinkamtibmas, yang secara langsung mendatangi rumah-rumah lansia untuk memberikan layanan kesehatan, obat-obatan, sembako, makanan bergizi, serta vitamin.

“Kami berharap program ini dapat meningkatkan kualitas hidup lansia, agar mereka tetap bisa menjalani aktivitas harian meski hidup sendiri,” ujar Serka Ali Mustofa, Babinsa Karangjati.

Program Selintas Sapu Lipat merupakan inovasi Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi yang telah mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kementerian Kesehatan RI. Tujuannya adalah memperluas akses layanan kesehatan bagi warga miskin dan terlantar, terutama lansia yang tidak memiliki keluarga atau pendamping.

Program ini sejalan dengan amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 sebagai turunan dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, yang menyebutkan bahwa lansia yang hidup sebatang kara wajib difasilitasi oleh pemerintah melalui bantuan sosial, layanan kesehatan, dan lingkungan yang ramah lansia.

Dalam Pasal 65 PP No. 28 Tahun 2024, disebutkan bahwa fasilitasi lansia meliputi:

  • Pemenuhan gizi seimbang dan kebersihan diri.
  • Aktivitas fisik rutin melalui layanan Puskesmas.
  • Kehidupan sosial dan kesempatan berkarya.
  • Lingkungan dan fasilitas publik yang ramah lansia.

Pemerintah pusat dan daerah diwajibkan menyediakan bantuan sosial dan layanan kesehatan bagi lansia terlantar, sebagai bentuk tanggung jawab negara dalam menjamin hak hidup yang layak bagi seluruh warga.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa TNI tidak hanya berperan dalam pertahanan, tetapi juga aktif dalam mendukung pembangunan sosial dan kesehatan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menjangkau kelompok rentan secara langsung dan humanis. [Don]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *