TUBAN – MDN | Sebanyak 76 pelajar terpilih dari berbagai sekolah di Kabupaten Tuban resmi mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2025. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Tuban, Drs. Joko Sarwono, pada Jumat (1/8) di Pendapa Kridha Manunggal.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Para peserta menunjukkan semangat dan kemampuan baris-berbaris sebagai bagian dari seleksi dan pembinaan awal.
Dalam sambutannya, Wabup Joko Sarwono menekankan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab bagi seluruh peserta. Ia menyebut bahwa para calon Paskibraka merupakan siswa-siswi pilihan yang akan mengemban tugas mulia mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan RI.
“Mereka harus menjadi contoh, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Tugas ini bukan hanya soal fisik, tapi juga mental dan moral,” ujar Joko.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik melalui pola makan yang baik, istirahat cukup, dan olahraga teratur. Selain itu, kesehatan mental tak kalah penting. Peserta diminta untuk mampu mengelola stres dan menerima kritik dari pelatih sebagai bagian dari proses pembentukan karakter.
Wabup Tuban yang juga mantan Kepala Bappeda ini menekankan bahwa solidaritas antar anggota Paskibraka adalah kunci keberhasilan. Ia mengajak peserta untuk saling peduli dan mendukung satu sama lain selama masa pelatihan.
“Kalau ada yang sakit, jangan dibiarkan. Saling support itu penting. Kita kuat karena kita kompak,” tuturnya.
Tak lupa, Joko juga mengingatkan agar para peserta tetap menjaga ibadah dan spiritualitas. Menurutnya, ikhtiar maksimal harus dibarengi dengan doa yang tulus agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar hingga momen pengibaran bendera.
“Kami mendoakan agar pelatihan ini sukses dan para peserta bisa menjalankan tugasnya dengan bangga dan penuh tanggung jawab,” pungkasnya. [J2]













