Warta  

Wakil Bupati Kediri Prihatin Anak-Anak Terlibat Aksi Kriminal, Minta Orang Tua Perketat Pengawasan

admin
Img 20250901 wa0064 copy 768x461

KEDIRI | MDN – Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, S.T., menyampaikan rasa miris sekaligus keprihatinan atas sejumlah peristiwa kriminal yang melibatkan anak-anak dan remaja di wilayah Kabupaten Kediri. Menurutnya, fenomena ini harus menjadi perhatian bersama, khususnya bagi para orang tua dan pendidik.

“Kemarin banyak anak-anak yang terlibat, bahkan sampai terjadi insiden pendarahan. Ini harus menjadi perhatian kita semua. Saya minta para orang tua lebih mendisiplinkan putra-putrinya ketika keluar rumah, apalagi di malam hari. Perlu tahu dengan siapa anak berteman dan kelompok apa yang diikuti, agar tidak mudah terprovokasi dan terlibat dalam aksi-aksi kriminal,” ujar Dewi Mariya Ulfa.

Ia menegaskan bahwa tugas utama para pelajar adalah belajar, menaati orang tua, serta menghormati guru. Mbak Dewi juga menyoroti adanya kecenderungan anak-anak yang hanya ikut-ikutan tanpa memahami tujuan suatu tindakan, namun berakhir menjadi korban maupun pelaku tindak pidana.

“Yang membuat kita miris, kenapa anak-anak berani mengambil hak orang lain. Padahal, dari kecil sudah diajarkan prinsip hidup bahwa menemukan barang di jalan pun jangan diambil. Kalau sejak dini dibiasakan jujur, tentu mereka tidak akan berani melakukan pencurian atau perampasan,” tegasnya.

Wabup Kediri itu menambahkan, keterlibatan anak-anak usia SMP dalam kasus kriminal baru-baru ini menjadi pukulan berat bagi semua pihak. Pengaruh lingkungan, kurangnya kontrol keluarga, serta ajakan yang tidak bertanggung jawab dinilai menjadi faktor pendorong perilaku menyimpang tersebut.

Ia berharap kasus yang terjadi bisa menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat. Seluruh pihak diminta lebih waspada dan serius dalam mendidik generasi muda demi menyelamatkan masa depan mereka.

“Jangan sampai anak-anak kita mudah terbawa arus. Harapan saya, pelajar kembali fokus pada tugasnya: belajar, taat pada orang tua dan guru, serta tidak mudah ikut-ikutan kelompok yang tidak jelas. Karena generasi ini yang akan menentukan masa depan Kediri,” pungkas Mbak Dewi. [Yud]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *