Daerah  

Revitalisasi SMAN 8 Takalar Capai 45 Persen, Mutu dan Transparansi Jadi Prioritas

admin
Revitalisasi sman 8 takalar capai 45 persen, mutu dan transparansi jadi prioritas 3

TAKALAR – MDN | SMA Negeri 8 Takalar tengah menjalankan proyek revitalisasi fasilitas pendidikan yang didanai oleh Bantuan Revitalisasi Pemerintah. Proyek ini menunjukkan progres signifikan dan dipastikan berjalan sesuai dengan rencana teknis yang telah disusun sejak awal.

Memasuki bulan September, progres fisik telah mencapai 45 persen. Pekerjaan meliputi pembangunan toilet baru, rehabilitasi dua ruang kelas, satu laboratorium Biologi, serta ruang ibadah (mushola). Seluruh pengerjaan dilakukan dengan pendekatan profesional dan pengawasan ketat demi menjamin kualitas bangunan serta efisiensi penggunaan anggaran.

Revitalisasi sman 8 takalar capai 45 persen, mutu dan transparansi jadi prioritas

“Kami tidak hanya mengejar target waktu, tapi juga kualitas. Setiap tahap diawasi konsultan agar sesuai RAB dan standar konstruksi,” ujar Kepala SMAN 8 Takalar, Irwan, S.Pd., M.Pd.

Irwan menegaskan bahwa pihak sekolah bersama tim teknis terus mengawal pelaksanaan proyek agar tidak terjadi penyimpangan, baik secara teknis maupun administratif. Ia optimistis seluruh pekerjaan akan rampung pada akhir Desember 2025.

Proyek ini menjadi contoh nyata pengelolaan dana pemerintah yang akuntabel. Setiap pengadaan material dan pelaksanaan konstruksi dilakukan secara terbuka dan sesuai prosedur. Tim konsultan pengawas berperan aktif dalam memastikan bahwa tidak ada celah penyalahgunaan anggaran.

Langkah ini sejalan dengan semangat transparansi yang diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, yang menekankan pentingnya efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas dalam penggunaan dana publik.

Revitalisasi sman 8 takalar capai 45 persen, mutu dan transparansi jadi prioritas 2

Sebagai institusi pendidikan yang berlokasi di Desa Moncongkomba, Kecamatan Polombangkeng Selatan, SMAN 8 Takalar terus berbenah demi menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan fungsional. Revitalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan semangat belajar siswa serta mendukung kegiatan akademik dan spiritual secara seimbang.

“Kami ingin siswa merasa bangga dengan fasilitas sekolahnya. Ini bukan sekadar bangunan, tapi investasi masa depan,” tambah Irwan.

Dengan semangat gotong royong dan pengawasan berlapis, proyek revitalisasi SMAN 8 Takalar menjadi bukti bahwa pembangunan pendidikan bisa dilakukan secara bersih, terukur, dan berdampak nyata. [D’kawang]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *