Daerah  

SDN Cemandi Sidoarjo Resmi Luncurkan Program Tahfidz Juz 30 dan Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

admin
Spanduk

SIDOARJO – MDN | Dalam upaya menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini, SDN Cemandi, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, menggelar acara pembukaan Program Tahfidz Juz 30 sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 19 September 2025, di halaman sekolah dengan dihadiri oleh seluruh siswa, guru, dan tokoh agama setempat.

Acara ini menjadi momentum penting bagi sekolah dalam membentuk karakter siswa yang religius dan berakhlak mulia. Selain sebagai bentuk syiar Islam, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat nilai-nilai spiritual dan moral di lingkungan pendidikan dasar.

Plt. Kepala SDN Cemandi, Sudarmadi, S.Ag., dalam sambutannya menyampaikan harapan besar terhadap program tahfidz yang diluncurkan. Ia mengutip sabda Rasulullah SAW: “Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”

“Kami berharap program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan hafalan siswa, tetapi juga membentuk karakter yang lebih baik dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an,” ujar Sudarmadi.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW turut diisi dengan pembacaan sholawat bersama yang menggema penuh kekhusyukan. Suasana menjadi haru saat siswa-siswa melantunkan pujian kepada Rasulullah dengan suara merdu dan penuh penghayatan.

Kegiatan dilanjutkan dengan pentas seni islami bertema sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW. Para siswa menampilkan drama singkat dan lagu-lagu nasyid yang menggugah semangat dan kecintaan terhadap Rasulullah.

Ustadz Ahmad Nizar Zulmy, M.Pd., hadir sebagai penceramah dalam acara tersebut. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam kehidupan.

“Rasulullah adalah contoh sempurna dalam kejujuran, kesabaran, dan kasih sayang. Kita harus menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman utama dalam setiap aspek kehidupan,” tutur Ustadz Zulmy.

Program Tahfidz Juz 30 yang diluncurkan secara resmi ini akan menjadi agenda rutin pembinaan hafalan Al-Qur’an bagi siswa. Dengan pendekatan yang menyenangkan dan terstruktur, sekolah berharap dapat mencetak generasi muda yang cinta Al-Qur’an dan berakhlak mulia.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari para orang tua dan masyarakat sekitar, yang melihatnya sebagai langkah positif dalam membentuk lingkungan pendidikan yang religius dan berbudaya. [Swd]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *