Daerah  

Dispersip Tuban Hidupkan Literasi Lewat Lomba Pidato Bahasa Jawa: Pelajar Diajak Cinta Budaya

admin
Dispersip tuban hidupkan literasi 2

TUBAN – MDN | Upaya pelestarian budaya lokal sekaligus penguatan literasi di kalangan pelajar terus digencarkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tuban. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui gelaran Lomba Pidato Bahasa Jawa tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Tuban yang berlangsung di Gedung Budaya Loka Tuban, Rabu (24/9/2025).

Mengusung tema “Remen Nyerat lan Maos Kinarya Saka Guru Kuncaraning Nagari” (Gemar Menulis dan Membaca Menjadikan Pilar Kejayaan Negara), lomba ini diikuti oleh 29 peserta dari berbagai sekolah. Kegiatan tersebut menjadi ruang ekspresi sekaligus edukasi bagi generasi muda untuk mencintai bahasa ibu dan menjadikannya sebagai medium literasi yang bermakna.

Kepala Dispersip Tuban, Drs. Endro Budi Sulistyo, dalam sambutannya menekankan pentingnya membaca sebagai fondasi utama dalam membangun karakter dan kecerdasan. Ia menyitir ayat pertama dalam Al-Qur’an sebagai bukti bahwa membaca adalah perintah ilahi yang harus dijunjung tinggi.

“Membaca bukan hanya soal menambah pengetahuan, tapi juga membentuk kepribadian yang matang secara emosional. Literasi adalah kunci kemajuan bangsa,” ujar Endro.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan literasi di era digital semakin kompleks. Anak-anak lebih akrab dengan layar gawai daripada buku bacaan. Karena itu, menurutnya, keluarga harus menjadi garda terdepan dalam menanamkan budaya membaca sejak dini.

Lebih lanjut, Endro menjelaskan bahwa perpustakaan masa kini harus bertransformasi menjadi pusat layanan publik yang adaptif. Tidak hanya menyediakan buku, tetapi juga akses internet, pelatihan keterampilan, dan layanan digital yang mendukung ekonomi produktif.

“Jika perpustakaan mampu menjawab kebutuhan zaman, maka ia akan menjadi tulang punggung kecerdasan dan pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.

Lomba pidato berbahasa Jawa ini menjadi bukti bahwa literasi bisa dikembangkan melalui pendekatan budaya. Selain melatih kemampuan berbicara dan menulis, kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai moral dan kearifan lokal kepada pelajar.

Dispersip Tuban berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan yang memperkuat identitas budaya sekaligus meningkatkan minat baca generasi muda.

Reporter: J2 Tuban | Editor: Redaksi CAS
MDN – Menyuarakan Fakta, Menjaga Budaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *