Daerah  

Panen Raya Jagung di Sidoarjo: Bukti Sinergi Pemerintah Daerah dan Polri Dukung Ketahanan Pangan Nasional

admin
Panen raya jagung di sidoarjo

SIDOARJO – MDN | Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di lahan pertanian Desa Bakung Temenggungan, Kecamatan Balongbendo, pada Sabtu (27/9/2025).

Bupati Sidoarjo, H. Subandi, dan Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, hadir langsung memimpin kegiatan panen yang merupakan bagian dari program ketahanan pangan Polri. Program ini telah berjalan sejak awal tahun dan mencatat hasil signifikan pada dua kuartal sebelumnya, dengan total produksi jagung nasional mencapai lebih dari dua juta ton.

Memasuki Kuartal III, panen jagung kembali digelar serentak di berbagai daerah dengan luasan lahan mencapai 166.512 hektare dan estimasi produksi sebesar 751.442 ton. Di wilayah Sidoarjo sendiri, hasil panen mencapai 7,5 ton jagung.

Dalam sambutannya, Bupati Subandi menegaskan dukungan penuh Pemkab Sidoarjo terhadap program lumbung pangan nasional yang sejalan dengan visi Presiden RI.

“Kami berkomitmen untuk menjadikan Sidoarjo sebagai bagian penting dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Subandi.

Ia juga memastikan bahwa hasil panen petani akan terserap langsung oleh sektor industri, sehingga memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Kami pastikan hasil panen petani akan dibeli langsung oleh perusahaan, agar pendapatan mereka meningkat,” tambahnya.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program ini merupakan bentuk kontribusi institusi kepolisian dalam mendukung pembangunan nasional di luar fungsi keamanan.

“Panen Raya ini membuktikan bahwa Polri hadir untuk masyarakat, tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan dan ketahanan pangan,” ungkap Tobing.

Kegiatan panen raya di Balongbendo menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian dalam mewujudkan kedaulatan pangan dari tingkat lokal hingga nasional. Program ini diharapkan terus berlanjut dan memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat petani di seluruh Indonesia. [J2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *