Pemerintah Desa Moncongkomba Tunjukkan Tanggung Jawab Sosial: Warga Sakit Dijemput Langsung oleh Kepala Desa

admin
Pemerintah takalar bergerak cepat 2

TAKALAR – MDN | Pemerintah Desa Moncongkomba, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, kembali membuktikan komitmennya dalam pelayanan sosial. Menindaklanjuti laporan warga tentang kondisi Cakodo Daeng Nyengka, seorang warga Dusun La’nyara yang sakit dan hidup dalam keterbatasan, Kepala Desa Abd. Basir bersama Ketua PKK Desa turun langsung menjemput dan mengantar pasien ke RSUD Padjonga Daeng Ngalle, Selasa (4/11/2025).

Dengan menggunakan mobil siaga desa, tim gabungan dari perangkat desa dan kader PKK melakukan pendataan serta pemeriksaan awal sebelum membawa Daeng Nyengka untuk mendapatkan perawatan medis. Tindakan ini bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga pelaksanaan kewajiban hukum pemerintah desa dalam menjamin kesejahteraan warganya.

“Kami tidak bisa menunggu. Pemerintah desa harus hadir di tengah penderitaan warga. Ini bukan sekadar tugas, tapi amanah,” tegas Abd. Basir saat mendampingi warganya di rumah sakit.

Langkah yang diambil oleh Pemdes Moncongkomba sejalan dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, khususnya Pasal 26 ayat (4) huruf c dan d, yang menyebutkan bahwa kepala desa bertugas menyelenggarakan pemerintahan desa dan melaksanakan pembangunan serta pembinaan kemasyarakatan. Dalam konteks ini, pelayanan kesehatan dan penanganan warga miskin termasuk dalam kewenangan desa yang wajib dijalankan.

Selain itu, UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan menegaskan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh pelayanan kesehatan dan pemerintah bertanggung jawab atas penyediaannya. Kelalaian dalam menjalankan kewajiban tersebut dapat dikenai sanksi administratif dan pidana sesuai Pasal 190 UU Kesehatan, apabila terbukti mengakibatkan kerugian atau kematian warga karena pembiaran.

Aksi cepat Kepala Desa dan Ketua PKK mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Warga sekitar yang selama ini membantu Daeng Nyengka secara swadaya merasa terharu dan bangga atas perhatian pemerintah desa.

“Pak Desa dan Ibu PKK datang sendiri. Kami merasa dihargai sebagai warga kecil,” ujar salah satu tetangga Daeng Nyengka.

Ketua PKK Desa Moncongkomba menyatakan bahwa pihaknya akan terus memantau kondisi Daeng Nyengka dan memastikan keluarga tersebut mendapatkan bantuan lanjutan, termasuk akses ke program sosial dan jaminan kesehatan.

Kepala Desa Abd. Basir juga mengingatkan seluruh perangkat desa agar lebih aktif mendeteksi warga yang membutuhkan bantuan, tanpa menunggu sorotan media.

“Kita harus peka. Jangan tunggu viral dulu baru bergerak. Tugas kita adalah melayani, bukan menonton,” tegasnya.

Langkah ini menjadi contoh konkret bagaimana pemerintah desa dapat menjalankan fungsi sosialnya secara responsif dan berlandaskan hukum, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aparatur desa. [D’kawang]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *