Puluhan Siswa Dilarikan ke Puskesmas Gemarang Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG

admin
IMG 20251127

LAMONGAN – MDN | Kasus dugaan keracunan massal kembali terjadi di Kabupaten Ngawi. Puluhan siswa dari empat sekolah dilarikan ke Puskesmas Gemarang setelah mengalami gejala mual, muntah, pusing, hingga sesak napas usai menyantap Menu Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan oleh SPPG Al-Fatah di Desa Kawu.

IMG 20251127Total siswa yang terdampak berjumlah 79 orang dari beberapa sekolah, di antaranya:
SDN Jenggrik 6: 11 siswa
SMPN 2 Kedunggalar: 35 siswa
SDN Jenggrik 2: 20 siswa
SDN Gemarang 5: 7 siswa. SPPG Al-Fatah sendiri diketahui baru beroperasi selama tiga hari sejak Senin, 24 November 2025, dengan total penerima manfaat mencapai 2.139 siswa.

IMG 20251127Kepala Dinas Kesehatan Ngawi, Heri Nurfahrudin, membenarkan bahwa sebanyak 79 murid dirawat di Puskesmas Gemarang. Ia menyebut gejala muncul tak lama setelah para siswa menyantap MBG yang berisi nasi, telur puyuh, acar, susu kemasan, dan pisang.

“Kami belum bisa menyimpulkan apakah benar keracunan MBG, ini masih dugaan. Saat ini yang terpenting adalah melakukan penanganan yang cepat dan tepat terhadap para siswa agar segera sembuh,” ujar Heri, Rabu (26/11/2025).

Dinas Kesehatan telah mengambil sampel muntahan siswa serta lauk pauk MBG untuk uji laboratorium di Surabaya
.
“Untuk memastikan penyebab dugaan keracunan tersebut, kami sudah mengambil sampel dari muntahan siswa dan lauk pauk MBG untuk dilakukan uji lab,” tambah Heri.

IMG 20251127Salah satu siswi SMPN 2 Kedunggalar yang turut dirawat menuturkan bahwa ia mulai merasakan mual usai menyantap MBG. Ia menduga telur puyuh dalam kemasan makanan tersebut menjadi penyebabnya.

“Saya curiga pada menu telur puyuh. Saat dimakan enak, tapi ada bau busuk. Setelah makan MBG, perut terasa mual. Teman-teman juga begitu, bahkan ada yang sampai muntah,” ungkapnya.

Hingga sore hari, beberapa siswa telah diperbolehkan pulang, sementara sebagian lainnya masih menjalani perawatan intensif. Pihak terkait kini menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab pasti kejadian ini. [Don]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *