TUBAN | MDN – Pemerintah Kabupaten Tuban kembali menegaskan komitmennya menjaga warisan budaya lokal. Melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar), Pemkab menyerahkan bantuan seperangkat gamelan dan kostum kesenian Thak-Thakan kepada dua kelompok seni tradisional di Kecamatan Tambakboyo.
Penyerahan dilakukan di Aula Disbudporapar Tuban, Jumat (2/1), oleh Kepala Disbudporapar, Mohammad Emawan Putra, S.E., M.A.P., kepada kelompok seni Naga Bumi dan Gembong Singolawe.
Dalam keterangannya, Emawan menegaskan bahwa dukungan terhadap kesenian lokal merupakan bagian dari arahan Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, S.E., untuk menjaga identitas budaya daerah di tengah arus modernisasi. “Semoga bantuan ini menjadi dorongan bagi seniman Thak-Thakan agar terus berkarya dan melestarikan tradisi,” ujarnya, Rabu (7/1).
Thak-Thakan sendiri merupakan seni tari topeng khas Tambakboyo yang menonjolkan kekompakan, kekuatan, dan nilai kearifan lokal. Seni tradisional ini telah diakui sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Indonesia, sehingga keberadaannya memiliki nilai penting bagi sejarah dan kebudayaan Tuban.
Pemkab berharap, dukungan berupa alat kesenian ini dapat memperkuat eksistensi Thak-Thakan, sekaligus menarik minat generasi muda untuk mengenal dan mencintai budaya daerah. Selain itu, pelestarian seni tradisi juga diharapkan menjadi daya tarik pariwisata yang memperkaya identitas Tuban di mata masyarakat luas. [J2]













