Warta  

Lamongan Borong 64 Penghargaan K3, Bukti Komitmen Wujudkan Dunia Kerja Aman dan Sehat

admin
Lamongan Borong 64 Penghargaan K3

LAMONGAN | MDN – Kabupaten Lamongan kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang ketenagakerjaan. Sebanyak 64 penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) hasil penilaian tahun 2025 berhasil diraih oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama 33 perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara dalam apel Bulan K3 Nasional 2026 yang digelar di Stadion Petrokimia Gresik, Rabu (14/1/2025).

Lamongan sukses meraih empat kategori sekaligus, yakni:

  • Pembina K3 Terbaik I kategori Gold tingkat Jawa Timur.
  • Zero Accident Award yang diraih oleh 31 perusahaan.
  • Program Penanggulangan Tuberkulosis Paru (P2TB) yang diterapkan oleh 15 perusahaan.
  • Program Penanggulangan HIV/AIDS yang dijalankan oleh 18 perusahaan.

Wakil Bupati Dirham menegaskan, penghargaan ini menjadi dorongan untuk terus memperkuat budaya K3 di dunia kerja. “Target kami adalah menekan angka kecelakaan kerja sekecil mungkin. Penghargaan ini akan menjadi acuan agar unsur kesehatan, keamanan, dan keselamatan kerja benar-benar terpenuhi,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pemeliharaan kualitas sumber daya manusia. “SDM adalah investasi paling penting. Lamongan berkomitmen menciptakan SDM unggul dan berdaya saing, sekaligus melakukan maintenance agar keberlanjutan dunia kerja tetap terjaga,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah menekankan bahwa Bulan K3 bukan sekadar seremonial, melainkan kebutuhan esensial yang harus menjadi budaya kerja. “K3 membawa dampak positif, bukan hanya bagi pekerja dan perusahaan, tetapi juga bagi pembangunan nasional dan regional,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Lamongan, Zamroni, menjelaskan bahwa capaian ini menunjukkan keberhasilan pembinaan perusahaan dalam penerapan K3. “Sebanyak 33 perusahaan Lamongan lolos penilaian administrasi sepanjang 2025. Mereka telah memenuhi 166 indikator sesuai PP Nomor 50 Tahun 2012 dan diaudit langsung oleh Badan Audit Kemnaker,” jelasnya.

Perusahaan yang berhasil meraih penghargaan di antaranya RSUD dr. Soegiri, Permata Hati, PT Bumi Menara Internusa, dan PT Eastern Logistic.

Dengan capaian ini, Lamongan semakin meneguhkan diri sebagai daerah yang serius membangun ekosistem kerja aman, sehat, dan berkelanjutan. [NH]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *