LAMONGAN | MDN — Persela Lamongan harus pulang dengan tangan hampa setelah takluk 0-1 dari PSIS Semarang pada pekan ke-17 Championship 2025/2026, Sabtu (24/01/2026). Ironisnya, Laskar Joko Tingkir gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah PSIS bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-31.
Bertanding di Stadion Jatidiri, Semarang, laga dipimpin wasit Ikhsan Prasetya Jati. Sejak awal, PSIS tampil agresif dengan menguasai jalannya permainan. Peluang berbahaya pertama hadir di menit ke-27 melalui aksi Denilson yang menusuk dari sisi kiri, namun umpannya tak mampu disambut rekan setim.
Petaka datang bagi PSIS di menit ke-31. Safna Delpi diganjar kartu kuning kedua setelah melanggar Jhon Mena, membuat Mahesa Jenar harus bermain dengan sepuluh pemain. Situasi ini sempat membuat Persela lebih dominan, tetapi hingga turun minum skor tetap 0-0.
Memasuki babak kedua, Persela mencoba menekan. Haikal Rihka Riza melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti di menit ke-50, namun bola hanya melenceng tipis di sisi kiri gawang PSIS.
Justru PSIS yang berhasil mencuri gol. Menit ke-54, Dutra mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan memanfaatkan sepak pojok Alwi Fadilah. Skor berubah 1-0 untuk tuan rumah.
Persela mencoba bangkit. Luan Dias yang masuk sebagai pemain pengganti hampir menyamakan kedudukan, tetapi tendangannya dari dalam kotak penalti masih melebar tipis di sisi kanan gawang Mariyo Londok. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tak berubah.
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Persela yang sejatinya memiliki keuntungan jumlah pemain. Sementara PSIS menunjukkan mental juara dengan bertahan solid dan memanfaatkan peluang set-piece untuk meraih tiga poin penting di kandang. [NH]













