LAMONGAN | MDN – Warga Desa Kuluran, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, digemparkan oleh penemuan sesosok jenazah pria yang mengapung di aliran Sungai Bengawan Solo pada Senin (26/1/2026) sore.
Penemuan tersebut bermula ketika Hanafi, warga setempat, tengah mencari rumput di tepi sungai. Ia mendapati tubuh seorang pria dalam posisi tertelungkup di permukaan air. Hanafi segera melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa, yang kemudian diteruskan ke Polsek Kalitengah.
Kapolsek Kalitengah, AKP Heri Prasetyo Wibowo, membenarkan adanya laporan tersebut. “Jenazah pertama kali diketahui oleh saudara Hanafi, warga Desa Kuluran, saat mencari rumput di bantaran sungai dan langsung melapor ke perangkat desa, lalu diteruskan ke Polsek Kalitengah,” ujarnya.
Polisi menduga kuat jenazah tersebut adalah NA (32), seorang satpam yang sebelumnya dilaporkan hilang ke Polsek Karanggeneng. Ciri-ciri fisik korban—bermata sipit, berkulit sawo matang, dan berambut cepak—sesuai dengan laporan keluarga.
NA terakhir diketahui mengenakan seragam satpam berwarna kuning dengan celana cokelat, serta mengendarai sepeda motor Honda Vario hitam bernomor polisi S 4081 JCM. Motor tersebut sebelumnya ditemukan terparkir tanpa pemilik di Jembatan Karanggeneng pada Minggu dini hari.
“Ciri-cirinya sama. Keluarga korban sudah kami hubungi dan ikut menyaksikan proses evakuasi,” tambah AKP Heri.
Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian korban. Jenazah telah dievakuasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Peristiwa ini menambah daftar kasus orang hilang yang berujung tragis di wilayah Lamongan. Polisi mengimbau masyarakat segera melaporkan jika menemukan hal-hal mencurigakan di sekitar lingkungan mereka. [SAT













