LAMONGAN | MDN – Grand Opening sekaligus membuka Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) SPPG Yayasan Bharadaksa 91 pada Jum’at, (30/01) pukul 10.40 WIB yang bertempat di SPPG Yayasan Bharadaksa 91 Desa Lebakadi, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan.
Peresmian dipimpin langsung oleh Pembina Yayasan Bharadaksa 91 Brigjen Pol. Djoni Hendra, S.H., didampingi Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si., bersama unsur Forkopimcam Sugio.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Yayasan Bharadaksa 91 Lamongan Mujiono, Amd.Kep, beserta PJU Polres Lamongan, H. Sulton selaku pengelola SPPG Lebakadi Sugio, Kapolsek Sugio AKP Jinanto, S.H. dan instansi terkait.
Turut hadir pula para Kepala Desa se-Kecamatan Sugio, kepala sekolah dari jenjang KB, TK, SD, SMP hingga SMA, serta para Kepala SPPG se-Kecamatan Sugio.
Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Djoni Hendra, S.H. selaku Pembina Yayasan Bharadaksa 91 menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung berdirinya SPPG Lebakadi Sugio.
Beliau juga berpesan kepada Kapolres Lamongan sebagai garda terdepan keamanan agar senantiasa menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Lamongan.
Brigjen Pol. Djoni Hendra menegaskan bahwa Program Makan Bergizi (MBG) merupakan program strategis Presiden Republik Indonesia yang harus dilaksanakan dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, serta memperhatikan kualitas dan kelayakan makanan.
Tak lupa juga mengingatkan agar seluruh vendor dan pengelola SPPG benar-benar menjaga standar gizi dan mutu sajian, karena apabila tidak sesuai dapat berdampak negatif terhadap keberlangsungan SPPG itu sendiri.
“Semoga niat baik ini dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan hingga akhir masa kepemimpinan Bapak Presiden RI. Semoga kita semua senantiasa diberi kesehatan bersama Program Makan Bergizi,” ujar Brigjen Pol. Djoni Hendra.
Kegiatan dilanjutkan dengan video conference bersama Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Irjen Pol. Sony Sanjaya, S.I.K.
Dalam arahannya, Irjen Pol. Sony Sanjaya menekankan pentingnya rantai pasok bahan baku yang memberdayakan potensi lokal, pengelolaan sampah sisa makanan agar tidak menjadi permasalahan lingkungan, serta kewajiban setiap SPPG memiliki IPAL guna mengolah limbah cair agar tidak mencemari sungai dan lingkungan sekitar.
Selain itu, disampaikan pula bahwa anggaran dari Pemerintah Pusat akan disalurkan langsung ke daerah melalui SPPG, dengan catatan seluruh administrasi harus dilengkapi serta tidak terdapat pelanggaran hukum terkait operasional SPPG, khususnya menyangkut standar kelayakan.
Sebagai tanda resmi dibukanya SPPG Lebakadi Sugio, dilakukan pemotongan tumpeng dan pengguntingan pita oleh Brigjen Pol. Djoni Hendra, S.H. yang didampingi Kapolres Lamongan beserta jajaran Forkopimcam Sugio.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan observasi dapur SPPG untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana, serta ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustad Fauzan.
Melalui sambungan video conference, Irjen Pol. Sony Sanjaya kembali menegaskan komitmen Pemerintah Pusat dalam memastikan program strategis nasional di bidang pemenuhan gizi berjalan optimal, khususnya melalui keberadaan SPPG sebagai ujung tombak pelaksanaan Program Makan Bergizi Presiden RI.
Adapun jumlah penerima manfaat SPPG Lebakadi Sugio tercatat sebanyak 1.852 anak siswa sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah Kecamatan Sugio.
Dalam pernyataannya, Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si. menyampaikan dukungan penuh terhadap keberadaan SPPG Lebakadi Sugio.
Beliau berharap program ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi anak-anak sekolah di Lamongan.
“Polres Lamongan siap mendukung dan mengamankan setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga SPPG Lebakadi Sugio dapat berjalan dengan baik, profesional, serta memberi manfaat besar bagi generasi penerus bangsa,” ungkap Kapolres.
Dengan diresmikannya SPPG Lebakadi Sugio, diharapkan program pemenuhan gizi bagi pelajar dapat berjalan optimal serta berkontribusi dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. [NH]













