Warta  

Ansor Dragon Boat Cup 2026, Bengawan Jero Jadi Ruang Ekonomi dan Wisata Baru

admin
Ansor Dragon Cup 2026

Ansor Dragon Cup 2026LAMONGAN | MDN – Bengawan Jero selama ini dikenal sebagai kawasan rawan banjir setiap musim penghujan. Namun, PAC GP Ansor Kecamatan Karangbinangun berupaya mengubah persepsi tersebut dengan menghadirkan agenda olahraga dan budaya yang diharapkan mampu membuka potensi ekonomi dan pariwisata lokal.

Melalui kegiatan bertajuk Ansor Dragon Boat Cup 2026, PAC GP Ansor Karangbinangun akan menggelar lomba perahu naga di Desa Blawi, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, pada 7–8 Februari 2026. Agenda ini juga dirangkai dengan Festival Jajanan Bengawan Jero yang melibatkan pelaku UMKM, tokoh masyarakat, dan pegiat olahraga dayung.

Ketua PAC GP Ansor Karangbinangun, Fathur Rahman, menyebut kegiatan ini sebagai ikhtiar membuka perspektif baru terhadap Bengawan Jero. “Kami ingin menunjukkan bahwa Bengawan Jero bukan hanya soal banjir, tetapi juga memiliki nilai strategis jika dikelola dengan baik. Melalui Dragon Boat Cup dan festival jajanan, kami berharap ada perhatian dari pemerintah daerah hingga pusat,” ujarnya.

Fathur menambahkan, dukungan dari pelaku UMKM dan pihak swasta cukup besar. Salah satunya datang dari PT Sining Nusantara Raya (SNR). Selain itu, Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Lamongan juga akan menggelar pasar murah dan operasi pasar selama acara berlangsung.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Lamongan, H. Muhlisin, memberikan apresiasi atas kreativitas PAC GP Ansor Karangbinangun. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti bahwa Ansor hadir sebagai bagian dari solusi persoalan masyarakat. “Ansor tidak hanya bergerak di bidang sosial-keagamaan, tetapi juga dalam pembangunan dan pemberdayaan potensi lokal. Bengawan Jero harus dilihat sebagai peluang, bukan semata ancaman,” tegasnya.

Dengan adanya Ansor Dragon Boat Cup dan Festival Jajanan Bengawan Jero, GP Ansor berharap kawasan yang selama ini identik dengan bencana dapat bertransformasi menjadi ruang produktif. Selain memperkuat sektor olahraga dan budaya, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi, membuka peluang pariwisata, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lamongan. [BED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *