TUBAN | MDN – Pemerintah Kabupaten Tuban kembali mengukir pencapaian membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Timur. Pada tahun 2025, Tuban berhasil meraih Penghargaan Terbaik II dalam kategori Pengurangan Kawasan Kumuh yang diberikan oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Jawa Timur.
Penghargaan ini merupakan pengakuan atas keberhasilan Pemkab Tuban melalui Dinas PUPR-PRKP dalam menekan luasan kawasan kumuh secara signifikan. Sepanjang tahun 2025, tercatat pengurangan hingga 105,33 hektare, menempatkan Tuban sebagai daerah dengan capaian terbesar kedua di Jawa Timur.
Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman, Agung Prasetya Mayangkara, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam penataan permukiman. “Capaian ini tidak lepas dari kerja sama antara pemerintah provinsi, kabupaten, desa, serta dukungan masyarakat yang aktif menjaga lingkungan,” ujarnya, Rabu (11/02/2026).
Agung menambahkan, penilaian dilakukan berdasarkan tujuh indikator utama sesuai Permen PUPR Nomor 14/PRT/M/2018. Indikator tersebut mencakup kondisi bangunan, jalan lingkungan, penyediaan air minum, drainase, pengelolaan limbah, persampahan, hingga proteksi kebakaran.
Data menunjukkan tren peningkatan pengurangan kawasan kumuh di Tuban dari tahun ke tahun. Pada 2023, luas kawasan yang berhasil ditangani mencapai 43,22 hektare, meningkat menjadi 66,42 hektare pada 2024, dan melonjak signifikan di 2025.
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, menegaskan bahwa penghargaan ini bukanlah akhir, melainkan dorongan untuk terus menjaga kualitas permukiman. Pemkab akan memperkuat peran masyarakat dalam pemeliharaan infrastruktur, mulai dari jalan lingkungan, drainase, hingga pengelolaan sampah.
Selain itu, evaluasi internal dan penguatan kelembagaan akan dilakukan secara berkelanjutan agar kawasan yang telah ditata tidak kembali kumuh.
Dengan raihan ini, Pemkab Tuban menegaskan komitmennya untuk mewujudkan hunian yang layak dan lingkungan permukiman yang sehat. Harapannya, Tuban dapat menjadi contoh daerah yang konsisten menjaga kualitas tata ruang demi kehidupan masyarakat yang lebih baik. [J2]













