LAMONGAN | MDN – Menjelang arus mudik Idul Fitri, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lamongan menggelar rapat koordinasi guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat. Pertemuan berlangsung pada Senin (02/03/2026) di Ruang Rupatama Tathya Dharaka, Mapolres Lamongan.
Rapat dipimpin Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara, Dandim 0812 Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, serta Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman. Sejumlah instansi terkait turut hadir, mulai dari TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga tenaga kesehatan.
Dalam pembahasan, terdapat tiga poin utama yang menjadi prioritas Operasi Ketupat Semeru 2026:
- Pos Pengamanan dan Pelayanan: Penempatan personel gabungan di titik vital.
- Kelancaran Lalu Lintas: Antisipasi kemacetan di jalur nasional dan pengawasan ekstra di perlintasan kereta api.
- Keamanan Lingkungan: Patroli intensif di pemukiman untuk menjaga rumah warga yang ditinggal mudik.
Dandim 0812 Lamongan menegaskan kesiapan penuh TNI dalam mendukung kepolisian dan pemerintah daerah. “Gotong royong dan kesiapsiagaan adalah kunci keberhasilan operasi ini,” ujarnya.
Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara menambahkan bahwa seluruh fasilitas penunjang, termasuk layanan kesehatan, akan siaga 24 jam. Sementara itu, Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman menekankan keseimbangan antara pendekatan humanis dan ketegasan dalam penegakan aturan lalu lintas. “Kami ingin menekan angka kecelakaan dengan tetap mengedepankan sisi humanis,” tegasnya.
Dengan sinergi lintas sektor ini, Forkopimda Lamongan optimistis Operasi Ketupat Semeru 2026 akan berjalan efektif, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman. [NH]













