Pemerintah Waspada Dampak Konflik Timur Tengah, Stok BBM Nasional Hanya Cukup 20 Hari

admin
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia

JAKARTA | MDN – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) nasional saat ini hanya mencukupi untuk kebutuhan selama 20 hari ke depan. Pernyataan ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran, yang berpotensi mengganggu pasokan energi global.

“Kalau cadangan BBM saat ini masih 20 hari,” ujar Bahlil saat ditemui di Istana Kepresidenan, Selasa (3/3/2026). Ia menambahkan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan konflik, termasuk potensi penutupan Selat Hormuz—jalur vital distribusi minyak dunia.

Sebagai Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil juga menyampaikan laporan berkala kepada Presiden Prabowo Subianto terkait dampak konflik terhadap stabilitas energi nasional. Ia menilai bahwa meskipun harga minyak dunia berpotensi fluktuatif, kondisi saat ini belum memicu lonjakan beban subsidi energi.

Sementara itu, Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto memastikan bahwa PT Pertamina (Persero) telah menyiapkan skenario alternatif untuk menjaga kelancaran distribusi BBM dan LPG, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri. “Pertamina sudah menyiapkan jalur pelayaran alternatif, seperti yang dilakukan pada tahun 2025, untuk menjaga rantai pasok tetap aman,” jelasnya.

Dalam konteks regulasi, ketahanan energi nasional diatur dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2007 tentang Energi, yang mewajibkan pemerintah menjamin ketersediaan dan distribusi energi secara berkelanjutan. Selain itu, Peraturan Presiden Nomor 41 Tahun 2023 tentang Cadangan Energi Nasional mengamanatkan pembentukan cadangan strategis untuk menghadapi situasi darurat.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Langkah-langkah antisipatif akan terus diambil untuk memastikan pasokan tetap stabil dan harga terkendali. [NH]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *