Gubernur Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp8 Miliar di Tuban

admin
Bansos

TUBAN | MDN – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat Kabupaten Tuban dengan total nilai lebih dari Rp8 miliar. Penyaluran dilakukan melalui kegiatan Sapa Bansos yang dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran OPD Pemprov Jatim, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, Wakil Bupati, Forkopimda, serta para penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Bupati Tuban menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Jatim terhadap masyarakat Tuban. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten terus diperkuat, terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Salah satu langkah nyata adalah pelaksanaan pasar murah di 20 kecamatan untuk mengendalikan inflasi dan menjaga keterjangkauan harga bahan pokok.

“Program dari Pemprov Jatim sangat membantu masyarakat Tuban. Kami juga tengah melakukan validasi data penerima bansos agar tepat sasaran,” ujar Bupati Aditya.

Selain itu, Pemkab Tuban bersama Baznas juga menggelar santunan bagi 2.000 anak yatim, yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-6 secara beruntun.

Gubernur Khofifah menekankan pentingnya peran pilar sosial dalam menggerakkan energi positif bagi kesejahteraan masyarakat. Ia berharap pembangunan Sekolah Rakyat Terpadu di Tuban dapat segera terwujud sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Semoga sekolah rakyat terpadu dapat meningkatkan derajat keluarga, daerah, bangsa, dan negara,” kata Khofifah.

Berdasarkan data alokasi bansos tahun 2026, bantuan terbesar berasal dari Dinas Sosial Jatim dengan nilai Rp7,1 miliar. Program tersebut mencakup PKH Plus untuk 2.004 keluarga, bantuan penanganan kemiskinan ekstrem bagi 1.263 jiwa, serta dukungan bagi penyandang disabilitas, anak yatim, dan pilar sosial. Selain itu, BUMD Jatim juga menyalurkan zakat produktif senilai Rp25 juta untuk mendukung usaha kecil masyarakat.

Di sektor pemberdayaan desa, Pemprov Jatim menyalurkan Rp348,45 juta melalui program Desa Berdaya, Jatim Puspa, dan bantuan keuangan kabupaten. Dukungan pembangunan desa juga hadir lewat program perumahan dan permukiman senilai Rp840 juta untuk dua desa di Tuban.

Dengan berbagai program tersebut, pemerintah berharap bantuan yang disalurkan tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi serta mempercepat pengentasan kemiskinan di Kabupaten Tuban. [J2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *