Warta  

Demi Selamatkan Lamongan, Warga Jatirenggo Rela Tidur di Tengah Deru Mesin!

admin
Demi Selamatkan Lamongan

LAMONGAN | MDN – Upaya penanggulangan banjir Bengawan Jero di Kabupaten Lamongan mendapat dukungan luar biasa dari warga Desa Jatirenggo. Meski tidak terdampak langsung oleh banjir, warga desa ini rela menghadapi kebisingan mesin pompa air yang beroperasi penuh selama 24 jam demi membantu wilayah lain yang terendam.

Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan strategis Pemerintah Desa (Pemdes) Jatirenggo yang memutuskan untuk memaksimalkan kinerja Pompa Air Kuro. Keputusan tersebut disampaikan dalam forum sosialisasi yang digelar di Balai Desa Jatirenggo pada Senin (9/3/2026), dan dihadiri oleh perangkat desa serta warga yang tinggal di sekitar lokasi pompa.

Kepala Desa Jatirenggo, Desy, menegaskan bahwa pengoperasian pompa secara nonstop sangat penting untuk mempercepat pembuangan air dari wilayah terdampak banjir. Namun, ia juga mengakui bahwa kebisingan mesin menjadi tantangan tersendiri bagi warga sekitar.

“Kami tahu suara mesin bisa mengganggu kenyamanan, tapi ini adalah bentuk solidaritas antarwilayah. Karena itu, kami memberikan kompensasi berupa beras kepada warga yang terdampak langsung,” ujar Desy.

Kompensasi tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kesediaan warga mendukung langkah teknis yang diambil pemerintah desa. Menurut Desy, semangat gotong-royong dan kepedulian sosial menjadi kunci dalam menghadapi bencana lingkungan seperti banjir.

Selain itu, sosialisasi juga menjadi ajang untuk memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat. Pemdes Jatirenggo berharap sikap akomodatif warganya bisa menjadi contoh bagi desa lain dalam menghadapi tantangan serupa.

Dengan dukungan penuh dari warga, Pompa Air Kuro kini diharapkan mampu bekerja optimal untuk mempercepat surutnya genangan air di wilayah Bengawan Jero. Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa solidaritas lokal bisa menjadi kekuatan besar dalam penanggulangan bencana. [NH]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *