LAMONGAN | MDN – Angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, Senin (9/3/2026) sore, dan mengakibatkan kerusakan pada dua sekolah dasar negeri. SDN 1 Kedungpengaron serta SDN Sambangrejo mengalami kerusakan di beberapa bagian bangunan, meski tidak ada laporan korban jiwa.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, sesaat menjelang waktu berbuka puasa. Hembusan angin kencang disertai hujan deras merobohkan atap tiga ruang kelas di SDN 1 Kedungpengaron. Genteng dan plafon porak-poranda sehingga ruang kelas tidak bisa digunakan. Sementara di SDN Sambangrejo, sejumlah bagian bangunan juga mengalami kerusakan, meski tiang listrik di sekitar sekolah tetap berdiri.
Kepala Korwil Pendidikan Kecamatan Modo, Suwarno, S.Pd., M.Pd., langsung meninjau lokasi sehari setelah kejadian. Ia memastikan proses pendataan kerugian segera dilakukan untuk menentukan langkah perbaikan. “Kami akan memprioritaskan perbaikan fasilitas sekolah agar kegiatan belajar mengajar bisa segera berjalan kembali. Untuk sementara, siswa akan dialihkan ke lokasi belajar darurat yang sudah disiapkan,” ujarnya.
Korwil Pendidikan juga telah melaporkan kejadian ini ke Dinas Pendidikan Lamongan serta berkoordinasi dengan camat, kepala desa, dan pihak terkait. Suwarno mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi. “Harapan kami, setelah libur Idul Fitri, sekolah sudah aman dan nyaman digunakan kembali,” tambahnya.
Meski kerusakan cukup parah, pihak sekolah bersyukur tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan dan perbaikan darurat masih berlangsung. Pemerintah daerah berkomitmen mempercepat pemulihan agar siswa dan tenaga pendidik dapat kembali beraktivitas dengan aman. [SAT]













