Petani di Lamongan Ditemukan Tewas, Diduga Depresi Akibat Gagal Panen

admin
Gagal Panen, Petani Lamongan Nekat Akhiri Hidup di Gubuk Sawah MDN

LAMONGAN | MDN – Sebuah peristiwa tragis terjadi di Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan. Seorang petani bernama Suradi (41), warga Dusun Delikguno, Desa Pengumbulanadi, ditemukan meninggal dunia di sebuah gubuk sawah pada Rabu (11/3/2026) siang. Ia diduga mengakhiri hidupnya setelah mengalami tekanan batin akibat gagal panen yang disebabkan banjir.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh dua warga setempat, Surat (65) dan Sutrisno (53), sekitar pukul 12.30 WIB. Menurut keterangan saksi, korban sempat terlihat membawa sabit menuju gubuk persawahan. Beberapa menit kemudian, korban terlihat mengasah sabit di depan gubuk milik H. Kuwan. Namun tak lama setelah itu, korban tidak lagi tampak. Saat saksi mendekat, korban ditemukan sudah tergeletak dengan luka di bagian leher, sementara sabit berada di samping tubuhnya.

Kapolsek Tikung, AKP Anang Puwo Widodo, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan keluarga, korban diduga mengalami depresi berat. “Korban belakangan tidak lagi bekerja sebagai kuli bangunan. Ditambah musibah banjir yang merusak sawahnya, hal itu diduga menjadi tekanan yang berat bagi korban,” ujarnya.

Petugas kepolisian bersama tim medis Puskesmas segera mengevakuasi jasad korban ke RSUD dr. Soegiri Lamongan untuk dilakukan visum. Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan perlunya perhatian terhadap kondisi psikologis masyarakat, khususnya mereka yang terdampak bencana alam maupun kesulitan ekonomi. Dukungan sosial dan pengawasan lingkungan diharapkan dapat mencegah tragedi serupa terjadi di kemudian hari. [NH]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *