Hukrim  

Polisi Gerebek Pesta Narkoba di Tarakan, Tiga Pelajar SMP Ikut Terlibat

admin
Pesta Sabu di Tarakan Terbongkar, Tiga Pelajar SMP Ikut Terciduk

TARAKAN | MDN – Aparat kepolisian dari Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tarakan berhasil menggagalkan pesta narkoba di sebuah indekos di Kelurahan Kampung Satu Skip, Kecamatan Tarakan Tengah, Minggu (15/3/2026) dini hari.

Penggerebekan dilakukan sekitar pukul 02.00 WITA setelah polisi menerima laporan masyarakat dan melakukan pengintaian. Saat aparat masuk, enam orang ditemukan sedang berkumpul. Tiga di antaranya diketahui masih berstatus pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Awalnya pada Sabtu sekitar pukul 23.00 WITA kami menerima informasi dari masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, kami langsung bergerak,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Tarakan AKP Tegar Wida Saputra melalui Kanit Sidik IPTU Amiruddin Huzain, Selasa (17/3/2026).

Dari hasil pemeriksaan dan tes urine, empat orang dinyatakan positif mengonsumsi narkotika jenis sabu. Sementara dua lainnya, berinisial FZ dan NU, dinyatakan negatif. Berdasarkan interogasi, para pelaku mengaku membeli sabu secara patungan dengan menyumbang Rp40 ribu per orang. Uang tersebut digunakan untuk membeli dua paket sabu di wilayah Timbunan, Kelurahan Selumit Pantai, Tarakan Tengah, pada Jumat (13/3/2026).

Barang haram itu kemudian dikonsumsi bersama-sama menggunakan pipet kaca yang dibakar di dalam indekos.

Polisi telah memanggil orang tua dan keluarga para pelaku, khususnya yang masih di bawah umur, untuk diberikan pembinaan. “Ada yang datang orang tuanya, ada juga yang diwakili kakaknya. Kami berikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya,” jelas Amiruddin.

Lebih lanjut, terhadap pengguna yang dinyatakan positif narkoba, sebagian akan diserahkan ke Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tarakan untuk menjalani rehabilitasi. “Agar bisa mendapatkan penanganan medis dan tidak mengulangi lagi,” tambahnya.

Kasus ini menambah keprihatinan atas maraknya penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Keterlibatan pelajar SMP dalam pesta narkoba menjadi alarm keras bagi orang tua dan masyarakat untuk lebih memperhatikan lingkungan pergaulan anak-anak. [Thos]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *