Warta  

SAPMA PP dan Aliansi SOLUSI Layangkan Ultimatum ke Bupati Pemalang : Kecam Bisnis Berkedok Pendidikan

admin
Aliansi SOLUSI & SAPMA PP Ultimatum Bupati Pemalang

​PEMALANG | MDN – Gelombang keresahan orang tua siswa terkait maraknya praktik pungutan liar (pungli) berkedok study tour di Kabupaten Pemalang mencapai titik puncaknya.

Aliansi SOLUSI (Solidaritas Orang Tua Siswa Anti Pungli) bersama SAPMA PP Pemalang secara resmi menyatakan sikap tegas terhadap kebijakan sekolah yang dinilai memberatkan ekonomi wali murid.

​Ketua SAPMA PP Pemalang, Widiyana Aji Setiantoko, S.Pd., menegaskan bahwa pihaknya telah melayangkan surat audiensi resmi kepada Bupati Pemalang pada Sabtu (5/4/2026). Audiensi yang dijadwalkan pada Selasa, 7 April 2026 tersebut akan menjadi penentu, apakah pemerintah daerah berani mengambil langkah konkret atau tetap membiarkan pendidikan menjadi ajang bisnis.

​”Jika audiensi nanti tidak menghasilkan keadilan yang berpihak pada rakyat, kami bersama elemen masyarakat lainnya akan turun ke jalan melakukan aksi damai pada hari Kamis 9 April 2026 mendatang,” tegas Widiyana.

​6 Poin Tuntutan Rakyat
​Dalam pernyataan sikapnya, Aliansi SOLUSI menggarisbawahi enam poin krusial yang harus segera ditanggapi oleh Pemerintah Kabupaten Pemalang:

​Hentikan Pemaksaan Biaya: Menolak keras tarikan biaya study tour bagi siswa yang tidak ikut serta. Segala bentuk intimidasi terhadap siswa harus dihentikan.

​Audit Hubungan Sekolah & Biro Perjalanan: Mengusut tuntas dugaan “main mata” atau kickback antara pihak sekolah dengan agen travel.

​Prioritaskan Wisata Lokal: Menolak agenda luar kota yang membebani ekonomi dan menuntut pemanfaatan potensi wisata di Kabupaten Pemalang.

​Desak Regulasi Tegas: Mempertanyakan fungsi pengawasan Bupati dan DPRD Pemalang. Rakyat menuntut Surat Edaran (SE) yang jelas, bukan sekadar janji politik.

​Sanksi Pemecatan: Mendesak pencopotan Kepala Sekolah yang terbukti menjadikan siswa sebagai komoditas bisnis.

​Kembalikan Marwah Pendidikan: Menjamin pendidikan yang terjangkau tanpa adanya sekat diskriminasi ekonomi.

​Titik Konsentrasi Massa
​Apabila tuntutan tidak terpenuhi, massa aksi dijadwalkan akan mengepung tiga titik vital di Kabupaten Pemalang, yakni: ​Pendopo Kabupaten Pemalang, Gedung DPRD Kabupaten Pemalang, ​Kantor Dindikpora Pemalang.

​Aliansi SOLUSI mengingatkan bahwa pendidikan adalah hak dasar, bukan lahan basah bagi oknum untuk mencari keuntungan pribadi. Gerakan ini merupakan sinyal peringatan keras bagi birokrasi pendidikan dari tingkat PAUD hingga SMP di seluruh Kabupaten Pemalang.

​Narahubung/Koordinator Aksi: Aji Setiantoko, Eky Diantara, Ali Afandi, AWPB. [SIS]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *