Warta  

Kadindik Kediri Monitoring Hari Pertama TKA SMP 2026, Tekankan Kejujuran dan Kualitas Pendidikan

admin
IMG 20260408 WA0002 copy 828x498

KEDIRI |MDN – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Dr. Mokhamat Muhsin, M.Pd., melaksanakan monitoring dan evaluasi hari pertama pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP Tahun 2026 pada 6–7 April 2026. Kegiatan ini dilakukan di SMPN 3 Wates, SMPN 2 Gurah, dan SMPN 1 Pagu untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan sesuai prosedur.

Dalam keterangannya, Dr. Mokhamat Muhsin menegaskan bahwa TKA bukan sekadar ujian rutin, melainkan instrumen penting untuk mengukur capaian kompetensi siswa secara objektif.

“TKA ini menjadi alat ukur yang sangat penting bagi kami untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan proses pembelajaran di sekolah. Dari hasil ini, nanti akan menjadi bahan evaluasi dalam menentukan kebijakan pendidikan ke depan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya integritas dalam pelaksanaan ujian. Menurutnya, kejujuran merupakan nilai utama yang harus dijunjung tinggi oleh seluruh peserta didik.

“Kami ingin memastikan bahwa pelaksanaan TKA ini benar-benar bersih, jujur, dan transparan. Nilai yang diperoleh siswa harus mencerminkan kemampuan asli mereka, bukan hasil dari praktik yang tidak sesuai aturan,” tegasnya.

Selain itu, Kepala Dinas juga mengapresiasi kesiapan sekolah dalam menyelenggarakan ujian dengan baik. Ia menilai koordinasi antara pihak sekolah, pengawas, dan panitia berjalan optimal.

“Saya melihat secara langsung kesiapan sekolah sudah sangat baik, baik dari sisi teknis, sarana prasarana, maupun pengawasan. Ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kualitas pelaksanaan ujian,” katanya.

Ia juga memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap percaya diri dalam mengerjakan soal.

“Jangan takut menghadapi ujian. Kerjakan dengan tenang dan yakin pada kemampuan diri sendiri. Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan hasil belajar kalian selama ini,” pesannya.

Pelaksanaan TKA tahun ini diikuti oleh 15.579 peserta didik dari sekolah negeri dan swasta, dengan sekitar 2.600 peserta berasal dari sekolah swasta. Hingga hari pertama, pelaksanaan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Di akhir keterangannya, Dr. Mokhamat Muhsin berharap hasil TKA dapat menjadi pijakan dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Kediri.

“Kami berharap hasil TKA ini benar-benar memberikan gambaran riil tentang kondisi pendidikan kita, sehingga ke depan program-program yang disusun bisa lebih tepat sasaran dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan,” pungkasnya.[Yud]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *