Warta  

Gelar Malam Refleksi May Day, Sarbumusi Lamongan Serukan Keadilan dan Hormati Pahlawan Buruh

admin
Gelar Malam Refleksi May Day

LAMONGAN | MDN – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026, PC Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Lamongan menggelar malam refleksi bertema “Membangun Keadilan dan Solidaritas” di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lamongan, Kamis malam (30/4).

Acara berlangsung khidmat dengan kehadiran jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta ratusan aktivis buruh. Ketua PCNU Lamongan, KH Syahrul Munir, dalam orasi budayanya menekankan pentingnya keadilan sosial sebagai fondasi kesejahteraan. Ia menyoroti penetapan Marsinah dan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai Pahlawan Nasional sebagai momentum kebangkitan kaum pekerja.

“Sejahtera tanpa keadilan hanyalah kepalsuan. Gus Dur mengajarkan bahwa membela buruh sama halnya dengan membela martabat bangsa,” tegas KH Syahrul Munir.

Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, turut memberikan apresiasi kepada para buruh, petani, dan nelayan yang disebutnya sebagai “Pahlawan Ekonomi” daerah. Ia menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Lamongan 2025 mencapai 5,4% berkat kontribusi nyata para pekerja.

Kepala Disnakertrans Lamongan, M. Zamroni, menambahkan bahwa hubungan industrial yang harmonis antara serikat pekerja, pengusaha, dan pemerintah menjadi kunci terciptanya iklim investasi yang kondusif. “Di Lamongan tidak ada aksi meresahkan. Semua aspirasi disampaikan melalui ruang koordinasi yang baik,” ujarnya.

Ketua Sarbumusi Lamongan, Nihrul Bahi Alhaidar, menegaskan bahwa perjuangan buruh kini memasuki babak baru melalui jalur kontemplasi dan advokasi strategis. Ia juga mengapresiasi langkah Presiden yang menetapkan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional.

“Marsinah bukan sekadar simbol perlawanan, tapi kini menjadi ruh perjuangan buruh yang diakui negara,” ucap Nihrul.

Malam refleksi ditutup dengan doa bersama untuk kesejahteraan pekerja dan keberlangsungan industri Lamongan agar tetap mandiri dan berdaya saing tinggi. [NH]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *