Viral Penampakan Kuntilanak di Jenu Tuban Terbongkar, Sosok Bergaun Putih Ternyata Seorang Perempuan

admin
Penampakan kuntilanak di Jenu Tuban

TUBAN | MDN – Misteri sosok menyerupai kuntilanak yang sempat menggegerkan warga di kawasan Perumahan Grand Harmoni, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, akhirnya terungkap. Perempuan berbusana putih yang videonya viral di media sosial dan grup WhatsApp tersebut ternyata bukan makhluk mistis, melainkan seorang warga yang diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Peristiwa itu sempat menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat. Sejumlah pengendara yang melintas di sekitar simpang empat Perumahan Grand Harmoni mengaku ketakutan setelah melihat sosok perempuan dengan penampilan menyeramkan berdiri di lokasi pada malam hari.

Foto dan rekaman video penampakan tersebut dengan cepat menyebar luas di berbagai platform media sosial. Tak sedikit warga yang mempercayai kemunculan sosok itu sebagai kejadian mistis, sehingga memicu keresahan di lingkungan sekitar.

Mendapat laporan dari masyarakat, perangkat desa setempat segera berkoordinasi dengan jajaran Polsek Jenu untuk melakukan penanganan. Petugas kemudian melakukan penelusuran dan berhasil mengamankan perempuan tersebut pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 22.15 WIB.

Dari hasil identifikasi, perempuan itu diketahui bernama Winarsih, warga Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban. Saat ditemukan, ia mengenakan gaun putih panjang dengan riasan wajah yang menyerupai sosok kuntilanak.

Kapolsek Jenu, AKP Darwanto, membenarkan adanya pengamanan terhadap perempuan yang sempat menjadi perbincangan warga tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal, yang bersangkutan diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

“Sudah dibawa ke Dinas Sosial sama rekan-rekan,” ujar AKP Darwanto saat dikonfirmasi.

Terkait kemungkinan adanya riwayat perawatan medis atau informasi lain mengenai kondisi perempuan tersebut, pihak kepolisian meminta agar hal itu dikonfirmasi lebih lanjut kepada instansi terkait yang menangani proses pendampingan.

Saat ini Winarsih telah diserahkan kepada Rumah Perlindungan Sosial (RPS) yang berada di bawah koordinasi Dinas Sosial Kabupaten Tuban untuk mendapatkan penanganan dan pendampingan sesuai kebutuhan.

Peristiwa ini menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar tanpa memastikan kebenarannya terlebih dahulu. Selain itu, kejadian tersebut juga mengingatkan pentingnya kepedulian sosial terhadap individu yang membutuhkan bantuan dan penanganan khusus, sehingga persoalan serupa dapat ditangani secara tepat dan manusiawi. [J2]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *