Daerah  

Sidak RTLH di Sedati, Bupati Subandi Instruksikan Perbaikan Empat Rumah Warga Pabean

admin
Bupati Subandi kunjungi rumah warga kurang mampu

SIDOARJO | MDN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di lapangan. Bupati Sidoarjo H. Subandi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Minggu (31/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Subandi meninjau langsung kondisi empat rumah milik warga kurang mampu yang selama bertahun-tahun berada dalam kondisi memprihatinkan. Keempat warga tersebut adalah Sujiono dan Soleh yang tinggal di Dusun Alas Tipis, serta Dayat dan Rukiani yang berada di Dusun Payan.

Didampingi jajaran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sidoarjo dan Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Bupati menemukan berbagai kerusakan serius pada rumah-rumah tersebut, mulai dari atap bocor, lantai yang rendah dan rawan banjir, dinding retak, hingga fasilitas kamar mandi yang tidak memenuhi standar kesehatan.

Saat meninjau rumah milik Soleh, Bupati Subandi menegaskan bahwa renovasi harus segera dilakukan agar penghuni dapat tinggal dengan lebih aman dan nyaman. Perbaikan yang direncanakan meliputi penggantian atap, peninggian lantai, pemasangan keramik, perbaikan kamar mandi, serta penambahan ventilasi udara yang memadai.

Selain memperbaiki kondisi fisik rumah, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal setelah renovasi selesai dilaksanakan. Ia berharap penghuni rumah dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat demi menjaga kualitas hunian yang telah diperbaiki.

“Kalau rumah sudah diperbaiki, harus dijaga kebersihannya. Barang-barang yang tidak terpakai sebaiknya disingkirkan agar rumah tetap sehat dan nyaman untuk ditempati,” pesan Subandi kepada warga.

Perhatian khusus juga diberikan kepada rumah milik Dayat yang mengalami kerusakan cukup berat. Sejumlah bagian dinding terlihat retak dan struktur bangunan dinilai berpotensi membahayakan penghuni apabila tidak segera diperbaiki.

Menurut Bupati, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan terlalu lama karena menyangkut keselamatan warga. Oleh karena itu, ia meminta Baznas Sidoarjo segera merealisasikan renovasi pada bulan Juni mendatang.

Sementara itu, saat mengunjungi rumah Rukiani yang sedang menderita stroke, Bupati meminta agar proses renovasi tidak hanya berfokus pada bangunan, tetapi juga memperhatikan kebutuhan kesehatan penghuninya. Ia menginstruksikan penambahan ventilasi udara agar sirkulasi udara di dalam rumah menjadi lebih baik.

Tak hanya itu, Subandi juga berjanji memberikan bantuan kursi roda untuk membantu mobilitas Rukiani. Bantuan tersebut disambut haru oleh keluarga yang selama ini merawatnya.

Di sisi lain, Towilah, anak Rukiani, mengaku tidak menyangka rumah keluarganya akan menjadi salah satu penerima program renovasi rumah dari Baznas Sidoarjo. Menurutnya, kondisi rumah yang rusak sudah berlangsung cukup lama, namun keterbatasan ekonomi membuat keluarganya belum mampu melakukan perbaikan.

Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah yang telah turun langsung melihat kondisi warga serta memberikan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Program renovasi RTLH ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Baznas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memastikan warga kurang mampu dapat tinggal di rumah yang aman, sehat, dan layak huni. [SWD]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *