AksaraNusa 2.0 Petakan Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa SDN 3 Babat Lewat Metode Interaktif

admin
Optimalkan pendampingan siswa di babat

LAMONGAN | MDN – Sebagai pijakan awal program pendampingan literasi dan numerasi, tim AksaraNusa 2.0 resmi menggelar kegiatan observasi awal di SD Negeri 3 Babat, Rabu (15/7/2026). Kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.00 hingga 11.40 WIB ini menyasar siswa kelas 1, kelas 2A, dan kelas 2B.

Observasi ini bertujuan untuk mengenali karakteristik peserta didik, memetakan kemampuan dasar literasi dan numerasi, serta mengumpulkan data autentik. Data tersebut nantinya akan digunakan sebagai kompas dalam menyusun strategi pembelajaran yang efektif dan tepat sasaran selama program berlangsung.

Guna mencairkan suasana dan membangun kedekatan, tim pendamping mengawali kegiatan dengan sesi perkenalan yang interaktif. Antusiasme para siswa langsung memuncak saat panitia menyajikan serangkaian ice breaking, salah satunya lewat sesi menyanyi bersama yang membuat atmosfer kelas menjadi ceria dan kondusif.

Setelah siswa merasa nyaman, tim AksaraNusa mulai melakukan tes membaca secara personal untuk mengukur kemampuan literasi awal mereka. Tidak berhenti di situ, semangat belajar siswa kembali dipacu lewat permainan edukatif seperti penjumlahan dan tebak gambar yang dirancang untuk melatih interaksi sosial serta ketangkasan berpikir.

Sebagai instrumen pemetaan yang objektif, tim kemudian menggelar pretest. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, kemampuan akademis siswa diklasifikasikan ke dalam empat kategori, yakni:

  • Kategori A (Sangat Baik)

  • Kategori B (Baik)

  • Kategori C (Cukup)

  • Kategori D (Kurang)

Pengelompokan ini dilakukan agar proses intervensi pembelajaran pada pertemuan berikutnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan riil masing-masing anak, sehingga output pendampingan menjadi lebih optimal.

Sebelum lonceng pulang berbunyi, keceriaan siswa kembali ditutup dengan ice breaking penyegar stamina. Usai kelas dibubarkan, tim AksaraNusa 2.0 langsung bergerak melakukan koordinasi pasca-kegiatan bersama pihak sekolah untuk memaparkan potret dan peta kemampuan para siswa.

Rangkaian agenda hari pertama ini disempurnakan dengan rapat evaluasi internal panitia yang digelar di Cafe Sepoor, Babat. Secara umum, program berjalan mulus berkat sinergi yang solid antara kepanitiaan, guru kelas, dan pihak manajemen sekolah.

Meski demikian, tim mencatat beberapa poin krusial untuk perbaikan ke depan. Di antaranya adalah penajaman strategi dalam merangkul siswa yang sangat aktif, teknik manajemen kelas yang lebih taktis, serta efisiensi pembagian tugas internal panitia.

Melalui kematangan evaluasi ini, AksaraNusa 2.0 berkomitmen penuh untuk menghadirkan model pembelajaran yang kreatif, adaptif, dan menyenangkan. Langkah awal ini diharapkan mampu menjadi fondasi kokoh demi melahirkan dampak nyata bagi peningkatan mutu literasi dan numerasi yang berkelanjutan di SD Negeri 3 Babat. [JEI]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *