Daerah  

Komitmen Pemda Purworejo Lewat JKN: Menjaga Kesehatan Petani dari Hulu ke Hilir

admin
3deacebc f9d7 49e2 976b 3861466e2124

PURWOREJO | MDN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo terus memperkuat komitmen perlindungan sosial di sektor kesehatan melalui alokasi anggaran Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD. Kebijakan strategis ini terbukti memberikan dampak nyata dan ketenangan psikologis bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sebagaimana dirasakan oleh Jumiyah (51), seorang petani asal Purwodadi, Kabupaten Purworejo.

Kehadiran jaminan kesehatan yang dibiayai oleh pemerintah daerah menjadi penopang utama bagi keluarga Jumiyah. Pengalaman paling krusial dirasakan ketika anak keduanya harus menjalani operasi benjolan di telinga. Di tengah keterbatasan ekonomi, beban biaya medis yang besar berhasil diatasi berkat kepesertaan JKN jalur PBI APBD yang difasilitasi melalui pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat. Perlindungan tersebut memastikan sang anak mendapatkan penanganan medis cepat tanpa harus mengorbankan kebutuhan pokok keluarga.

Hingga saat ini, program JKN dari Pemkab Purworejo masih menjadi sandaran hidup bagi kesehatan keluarga Jumiyah. Anak yang dahulu dioperasi kini telah duduk di bangku kelas 3 SMA, sementara Jumiyah sendiri tetap rutin memanfaatkan layanan kesehatan untuk kontrol bulanan di RSUD R.A.A. Tjokronegoro. Keberlanjutan akses ini menunjukkan bahwa intervensi anggaran daerah mampu menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang kerap datang tanpa diduga.

Di sisi lain, optimalisasi pelayanan juga didukung oleh petugas BPJS Satu (BPJS Siap Membantu) di fasilitas kesehatan. Petugas secara aktif memberikan edukasi penting mengenai pengelolaan status kepesertaan, termasuk prosedur reaktivasi melalui Dinas Sosial atau pemerintah desa apabila status PBI APBD sewaktu-waktu mengalami perubahan. Edukasi ini dinilai krusial agar warga tidak kehilangan hak perlindungan ketika darurat medis terjadi.

Secara makro, pengalaman keluarga Jumiyah merefleksikan keberhasilan sinergi antara kebijakan fiskal daerah dan jaminan sosial nasional. Melalui program PBI APBD, Pemkab Purworejo tidak hanya meringankan beban finansial warga rentan, tetapi juga meneguhkan kehadiran negara dalam menjamin hak dasar kesehatan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan di tingkat lokal. [Fandi]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *