Warta  

Musyawarah Ranting Pimpinan Ranting Muhammadiyah Dan Aisyiyah Periode 48 Digelar Didesa Kebagusan Ulujami

admin
Musyawarah Ranting Pimpinan Ranting Muhammadiyah Dan Aisyiyah

PEMALANG ( MDN ) – Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Kebagusan Cabang Ampelgading mengadakan Musyawarah Ranting (Musran) periode Muktamar ke 48 di SMP Muhammadiyah 7 Ampelgading, Pemalang, Jawa Tengah, Minggu (22/10/2023).

Musran dibuka langsung oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ampelgading Slamet Ali, S.Ag., M.H., juga di hadiri Kepala Desa Kebagusan Imam Widodo, Pengurus Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Kebagusan beserta jajaran anggota, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Acara tersebut dimulai dengan Pawai Taaruf, mengambil rute dari SD Muhammadiyah Kebagusan dan berakhir di SMP 7 Muhammadiyah Ampelgading. Pawai Taaruf diikuti siswa siswi mulai dari Paud hingga SMP serta didampingi orang tua juga masyarakat setempat, kemudian dilanjutkan pentas seni.

Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ampelgading, Slamet Ali, menekankan dalam berorganisasi harus bergembira, jangan sampai menimbulkan masalah baik pribadi, keluarga maupun kemasyarakatan.

Kolektif kolegial, lanjut Slamet Ali mengatakan, sebab setiap manusia memiliki kekurangan dan kelebihan.

“Kesempurnaan milik Allah. Kolektif kolegial itulah diantara solusi untuk mengatasi kekurangan – kekurangan yang ada diantara kita,” kata Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ampelgading.

“dalam organisasi Muhammadiyah dan Aisyiyah tidak ada orang hebat, adanya orang yang mau bekerjasama,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Slamet Ali juga menyampaikan untuk bersinergi dengan berbagai pihak seperti Pemerintah, saudara – saudara organisasi keagamaan dan sebagainya.

Sementara itu Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Kebagusan, Nazarudin, berharap pada kesempatan Musran periode Muktamar Ke-48 bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya untuk melakukan konsolidasi guna mengambil kebijakan – kebijakan dan langkah – langkah yang strategis.

“Terimakasih kepada seluruh jajaran panitia baik panitia pelaksana ataupun panitia pemilihan yang telah mempersiapkan acara ini sehingga cukup meriah,” ucap Nazarudin.

Kepala Desa Kebagusan, Imam Widodo, saat sambutan mengatakan selalu mendukung kegiatan yang positif baik keagamaan maupun lainnya demi kemajuan desa.

Imam berpesan di tahun politik nanti, agar menjaga kebersamaan dan kerukunan karena pihaknya meyakini bahwa perbedaan adalah sebuah niscaya.

“Jangan jadikan perbedaan pandangan politik atau pilihan membuat kita terbelah. Persatuan ialah salah satu kekuatan kita,” pesan Imam Widodo.

Sementara Ketua Panitia, Fajar Aji Nasrullah, saat di wawancara menyebutkan dalam acara musyawarah ranting Kebagusan ada 22 calon pimpinan ranting Muhammadiyah dan 24 Aisyiyah.

“Nanti akan mengerucut menjadi 9 calon yang masuk ke formatur. Dari formatur nanti akan dipilih 1 orang pimpinan ranting baik Muhammadiyah atau Aisyiyah,” sebut Fajar.

Selaku ketua Panitia dan Pemilihan, Fajar berharap nantinya yang jadi pemimpin ranting Kebagusan baik Muhammadiyah ataupun Aisyiyah bisa menghidupkan gerakan Muhammadiyah di Desa Kebagusan dan meneruskan cita-cita terutama bagi generasi muda.

Dirinya juga menyebutkan untuk simpatisan Muhammadiyah di ranting Kebagusan berjumlah kisaran 3 ribuan lebih. [SIS]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *