Warta  

Sebanyak 400 Personil Gabungan Melakukan Penutupan Penyulingan Minyak Ilegal Di BayLen

admin
Sebanyak 400 Personil Gabungan Melakukan Penutupan Penyulingan Minyak Ilegal Di Baylen 1

Sebanyak 400 Personil Gabungan Melakukan Penutupan Penyulingan Minyak Ilegal Di Baylen 2MUBA, SUMSEL (MDN) – Sebanyak lebih kurang 400 personil gabungan Polri yang terdiri dari Polres Muba, Ditreskrimsus Polda Sumsel,Sat Brimob Polda Sumsel,Dit Samapta Polda Sumsel,Bid Dokes Polda Sumsel Den POM II/4 Palembang,Koramil Bayung Lencir dan Satpol PP Kabupaten Musi Banyuasin melaksanakan penutupan tempat penyulingan minyak ilegal (Ilegal Refinery) di dusun Berdikari desa Sukajaya,Kecamatan Bayung Lencir,Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan.

Sebelum pelaksanaan penutupan tempat penyulingan minyak ilegal terlebih dahulu Tim personil gabungan melakukan apel kesiapan di Mapolsek Bayung Lencir (BayLen) Selasa,21/11/2023 pukul 07:30 WIB yang dipimpin oleh Wadireskrimsus Polda Sumsel AKBP Tito Dani,SH.,MH yang didampingi oleh Wakapolres Muba Kompol Malik Fahrin Husnul Aqif,SH.,S.Ik dan Kapolsek BayLen AKP Bondan Try Hoetomo,STR.,S.Ik.,MH,para PJU Polres Muba serta perwira Polda Sumsel.

Selanjutnya Tim personil gabungan bergerak menuju sasaran dan langsung melakukan pendataan,olah TKP dan berlanjut pada penutupan atau pembongkaran tempat penyulingan minyak ilegal.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol A Rachmad Wibowo,S.Ik yang didampingi oleh Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol Reza Herasbudi,S.Ik.,M.Si,seusai melakukan patroli udara dengan mengunakan Helikopter pada pukul 11:00 Wib,langsung melakukan cek lokasi penutupan tempat penyulingan minyak ilegal.dan saat Kapolda Sumsel beserta rombongan hadir di TKP sedang dalam tahap penutupan dengan mengunakan alat berat sebanyak 2 unit.

Total sudah ada 33 titik atau tempat penyulingan minyak ilegal yang telah diratakan dengan tanah untuk di satu titik lokasi,dan masih ada beberapa titik lagi yang akan dibongkar serta diratakan dengan tanah.

Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachmad Wibowo,S.Ik saat dibincangi media mengatakan bahwa; kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Polri sebelumnya,yang mana Polri khususnya Polda Sumsel melalui Polres Muba telah mengeluarkan himbauan terkait penyulingan minyak ilegal.

” Polri khususnya Polda Sumsel melalui Polres Muba sekira 2 bulan sebelumnya telah melakukan himbauan agar kegiatan atau aktivitas penyulingan minyak ilegal[Ilegal Refinery] ditutup ataupun dibongkar secara mandiri,sehingga hari ini kami tim gabungan bersama pihak terkait melakukan pembongkaran tempat penyulingan minyak ilegal ujar Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachmad Wibowo.

Lebih lanjut Kapolda Sumsel menjelaskan,saat ini sudah 33 tempat penyulingan minyak ilegal di dusun Berdikari desa Sukajaya Kecamatan Bayung Lencir yang sudah kami tutup dan dibongkar.kegiatan ini akan terus berlanjut mengingat,kegiatan Ilegal Refinery di samping merusak lingkungan dan juga menimbulkan kerugian bagi negara.dimana modusnya minyak sulingan ilegal yang dicampur dengan minyak bersubsidi dengan perbandingan 1 : 1 sehingga,hal ini dapat menimbulkan dampak langkanya bahan bakar minyak subsidi.karena minyak bersubsidi yang seharusnya untuk warga kurang mampu beralih menjadi minyak Industri beber Kapolda Sumsel.

Dalam kesempatan ini,kami juga tetap menghimbau kepada warga atau masyarakat yang masih melakukan kegiatan penyulingan minyak ilegal (Ilegal Refinery) agar segera ditutup ataupun dibongkar secara mandiri,karena kegiatan penutupan atau pembongkaran ini akan terus kami lanjutkan hingga selesai pungkas Kapolda Sumsel Irjen Pol A Rachmad Wibowo.

Dari pantau media di lapangan ratusan personil gabungan melakukan kegiatan pengamanan pembongkaran tempat penyulingan minyak ilegal,sementara di lokasi tempat penyulingan minyak ilegal sendiri penghuni atau pemilik dan pekerja sudah tidak ada.akan tetapi barang dan peralatan untuk kegiatan penyulingan minyak ilegal masih berada di lokasi termasuk ada beberapa drum minyak hasil sulingan.sepeninggalan Kapolda Sumsel dalam kegiatan yang dimaksud yang juga turut dihadiri kades Sukajaya Sunarto beserta perangkat desanya,penutupan penyulingan minyak ilegal terus berlanjut dan pelaksanaannya berjalan aman dan lancar. [SRT]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *