Warta  

Dinsos Ngawi Telah Salurkan BLT-DBHCHT) Dan Beasiswa Mahasiswa

admin
Img 20240722 Wa0103

NGAWI | MDN  – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Sosial Kabupaten Ngawi telah melaunching penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (BLT-DBHCHT) dan penyerahan secara simbolis beasiswa mahasiswa miskin berprestasi tahap pertama pada 18 Juli 2024.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ngawi, Budi Santoso mengatakan, S.STP., M.Si menyebutkan setidaknya 600 mahasiswa di Kabupaten Ngawi sebagai penerima beasiswa miskin berprestasi tahun 2024. Adapun syarat penerima adalah mahasiswa kuliah aktif, masuk data terpadu kesejahteraan sosial atau miskin dan seleksi nilai Indeks Prestasi terakhir, serta tidak dalam menerima beasiswa lainnya.

“Pada tahap 1 penerima beasiswa sebanyak 212 mahasiswa dari total 600 mahasiswa. Nilai beasiswa sebesar 5 juta rupiah bagi setiap mahasiswa melalui Bank Jatim,” kata Budi Santoso S.STP., M.Si.

Budi Santoso juga menambahkan, Dinas Sosial Kabupaten Ngawi telah menyalurkan BLT-DBHCHT tahap pertama bagi buruh pabrik rokok domisili Ngawi dengan jumlah 2.025 penerima dengan nilai 1,5 juta rupiah bagi setiap penerima. Total anggaran DBHCHT yang telah dibagikan tahap 1 tahun 2024 senilai 3,3 milyar rupiah lebih.

Rencananya BLT-DBHCHT tahap kedua pada Oktober atau November 2024 bagi buruh petani tembakau sejumlah 1.200 dengannilai bantuan 1,5 juta rupiah perorangan. Sedangkan buruh pabrik rokok di lintas wilayah (KTP Ngawi kerja di pabrik luar Ngawi) dengan nilai bantuan 1,5 juta rupiah perorangan. Namun, untuk jumlah penerima masih verval dan koordinasi dengan Provinsi Jawa Timur serta pabrik domisili luar Ngawi.

Sedangkan masyarakat miskin (ekonomi terendah dan bukan penerima bantuan sosial) alokasi 2.450 penerima dengan nilai bantuan 600 ribu rupiah perorangan.

Sementara, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono kepada penerima BLT-DBHCHT buruh pabrik rokok dan penerima beasiswa berharap bantuan yang diberikan bisa meningkatkan daya beli masyarakat yang berdampak pada penanganan kemiskinan.

“semoga dapat meningkatkan daya beli masyarakat yang berdampak pada penanganan kemiskinan pada pada yang akan datang,” harap Ony Anwar Harsono. [Don]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *